Pertama di Kota Pariaman, Puskesmas Air Santok Lakukan Re Akreditasi

Tim Surveior Kemenkes RI kunjungi Puskesmas Air Santok
Tim Surveior Kemenkes RI kunjungi Puskesmas Air Santok (Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Pertama kalinya di Kota Pariaman , Puskesmas Air Santok Desa Air Santok Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman dikunjungi oleh tim surveior Kementerian Kesehatan RI untuk penilaian re akreditasi yang bertempat di Puskesmas Air Santok, Kamis 21 November 2019.

Tim surveior re akreditasi yang terdiri dari dr.Lusi Novianti, MPH untuk penilaian Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) , dr.Hibsah Ridwan,MSc untuk upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan dr.Nurfa Usdiaty, MKes untuk administrasi dan manajemen (Admen) ini akan melakukan penilaian selama 3 hari mulai dari Kamis- Sabtu.

baca juga: Bank Nagari Bantu Rp175 Juta Untuk Mempercantik Objek Wisata Talao Pauh Pariaman

“Re akrediatsi ini bertujuan agar puskesmas bisa lebih meningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, meningkatkan perlindungan bagi SDM kesehatan, masyarakat, dan lingkungannya serta Puskesmas sebagai institusi pelayanan kesehatan dan meningkatkan kinerja dalam pelayanan kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat," ungkap dr.Nurfa Usdiaty, MKes selaku ketua tim.

Penilaian akan dilakukuan dengan sistem telaah dan telusur dokumen. Maksudnya masing-masing surveior mendapat ruangan yang memadai, telaah dokumen dalam 3 set (Admen, UKM dan UKP), telusur dokumen maksudnya setiap petugas siap menyampaikan klarifikasi atau penjelasan apabila terpilih pada saat telusur wawancara dan observasi dan wawancara pimpinan.

baca juga: Cegah Covid-19, Desa Tungkal Selatan Bagikan Masker Bagi Masyarakat

“Wawancara dengan lintas sektor termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat surveior ke lapangan atau lintas sektor diundang, untuk UKP disediakan 10 rekam medis 2 bulan terakhir dan hari ini (kasus emergensi, tindakan, obsgyn, anak dan rujukan) dan UKM disiapkan program unggulan atau inovasi, selain program esensial. Hasil penilaian ini akan ditentukan 3 minggu kedepan “ tambahnya.

Sementara itu kepala Puskesmas Air santok Maili Susiyeti mengatakan re akreditasi berarti akreditasi kedua setalah tiga tahun lalu mendapatkan akreditasi pratama. Re akreditasi dilakukan dengan harapan bisa menjadi puskesmas dengan paripurna atau pelayanan yang sangat bermutu sesuai visi dan misi pimpinan daerah.

baca juga: Genius Umar Gelar Rapat Tanggap Cepat Penanganan Covid di Kota Pariaman

“Banyak hal yang dilakukan untuk menjadi paripurna diantaranya dengan membuat inovasi E DUDA PUBER (Gerakan terpadu desa penanggulangan tuberculosis) dan Sudah ada fotometer, hoaemotology analyzer, urine analyzer dan sentrifuge serta fiksasi BTA,“ ungkapnya.

Ia berharap sebagai pelayan puskesmas yang dulunya hanya mendapatkan nilai dasar, dengan adanya penilaian yang dilakukan tim dan usaha yang pihak puskesmas lakukan selama ini bisa menjadi puskesmas paripurna.

Menyikapi itu semua, Wakil Walikota Pariaman, Mardison mengatakan akreditasi merupakan pengakuan terhadap puskesmas yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

baca juga: Cegah Covid-19, Tim Satgas Kota Pariaman Patroli ke Tempat Ibadah

"Nah setelah dinilai bahwa Puskesmas tersebut memenuhi standar akreditasi dan alhamdulillah untuk Puskesmas Air Santok kita sudah lanjut penilaian ke re akreditasi,“ ungkapnya.

Wawako juga menyampaikan bahwa Kota Pariaman mempunyai 5 Puskesmas yang semuanya telah terakreditasi. Namun untuk lanjutan ke re akreditasi, ini merupakan puskesmas pertama di Kota Pariaman .

“ Ini memang puskesmas pertama untuk penilaian re akreditasi dan namun ini akan menjadi penyemangat untuk puskesmas lainnya agar bisa menyusul seperti puskemas Air Santok ini,“ tambahnya.

(Rehasa)

Penulis: Rezka Delpiera