DPD PDIP Sumbar Buka Pendaftaran Bacalon Kepala Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Alber Indra Lukman, Kepala Bidang Pemenang Pemilu Syamsul Bahri dan Kepala Bidang Organisasi Yeni S Tanjung
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Alber Indra Lukman, Kepala Bidang Pemenang Pemilu Syamsul Bahri dan Kepala Bidang Organisasi Yeni S Tanjung (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Barat membuka pendaftaran bagi siapa saja yang berminat menjadi calon kepala daerah pada Pilkada Sumbar 2020.

Pendaftaran di DPD bisa untuk bakal calon Bupati/Walikota maupun untuk bakal calon gubernur/wakil gubernur mulai dari 25 hingga 30 November 2019.

baca juga: Arteria Dahlan Nilai Penundaan Eksekusi Bupati Pessel adalah Penghormatan Terhadap Nilai Demokrasi

Ketua Bidang Pemenang Pemilu PDI Perjuangan Syamsul Bahri menyampaikan, siapa saja boleh mendaftar baik dari internal partai atau kader maupun bukan kader PDI Perjuangan. Menurutnya PDI Perjuangan tidak alergi dengan tokoh diluar partai.

"Bagi yang berminat bisa mendatangi kantor DPD PDI Perjuangan di Jalan Veteran Dalam No.50, Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat Kota Padang," tuturnya saat jumpa pers di Kantor DPD PDI Perjuangan, Sabtu, 23 November 2019.

baca juga: Nama Sutan Riska Masuk dalam Jajaran Kader Pilpres 2024 PDI Perjuangan

Dalam konferensi pers hadir Ketua Fraksi PDI Perjuangan Albert Hendra Lukman dan Kepala Bidang Organisasi Yeni S Tanjung.

Dijelaskannya, di kabupaten dan kota yang PDI Perjuangan memiliki kursi telah lebih dahulu membuka pendaftaran, kecuali Kota Bukittinggi, Kabupaten dan Solok Selatan yang nihil kursi partai berlambang banteng hitam bermoncong putih itu.

baca juga: Puan Maharani Pakai Baju Tradisional daerah di Minangkabau, Bupati Tanah Datar Sampaikan Hal Ini

"Untuk bakal calon bupati/walikota juga bisa di DPD, tidak hanya bacagub dan bawagub saja. Bagi yang belum daftar di DPC bisa ke DPD," ulasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Albert Hendra Lukman menjelaskan, spesifik Pilgub, PDI Perjuangan akan menjadi partai pendukung, karena hanya memiliki tiga kursi. Walaupun begitu PDI Perjuangan punya strategi jitu dalam Pilkada 2020 .

baca juga: Ditanya Soal TWK Pegawai KPK Pilih Pancasila atau Al Quran, Ini Jawaban Politisi PDIP

"Kita lihat nanti, apakah banyak yang mendaftar. Kalau sepi peminat tentu ada pula strategi kami," katanya.

Terkait koalisi, dia mengaku tidak membatasi koalisi, apakah dengan partai pendukung pemerintah atau oposisi.

"Koalisi akan sangat cair tidak, kami memandang partai oposisi atau diluar pemerintah. Kita perlu bersama-sama kedepan untuk membangun Sumbar ini," ujarnya.

Kepala Bidang Organisasi Yeni S Tanjung, menambah setelah pendaftaran ditutup dalam rentang lima hari itu, akan dilakukan survei terhadap pendaftar.

"Kemudian pada pertengahan bulan berikutnya dilakukan proses mulia dari wawancara visi misi dan keseriusan mereka, serta kesediaan dalam menjalankan program kepartaian," ujarnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir