Hujan Deras Sejak Sore, Pohon Pelindung Kembali Tumbang di Payakumbuh

Tim Reaksi Cepat BPBD Payakumbuh bersama warga tengah membersihkan material pohon tumbang di Kawasan Jalan A. Yani, Katapiang, Labuah Basilang
Tim Reaksi Cepat BPBD Payakumbuh bersama warga tengah membersihkan material pohon tumbang di Kawasan Jalan A. Yani, Katapiang, Labuah Basilang (Dokumentasi BPBD Payakumbuh)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -- Hujan deras sejak sore yang melanda Payakumbuh dan Limapuluh Kota mengakibatkan pohon pelindung tumbang, Sabtu 23 November 2019. Pohon tersebut berada di Jalan A. Yani, Katapiang, Labuah Basilang atau berada di dekat pohon pelindung yang juga tumbang beberapa waktu lalu.

Akibatnya, sempat terjadi kemacetan karena batang pohon yang menghambat arus lalin dari arah Pasar Payakumbuh maupun dari arah Bundaran Labuah Basilang.

baca juga: Dari 2015 Sampai 2019 Payakumbuh Terima Lima Penghargaan WTP Secara Beruntun

Kalaksa BPBD Payakumbuh melalui Kabid Rehab Rekon, An Denitral mengatakan pihaknya telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tersebut.

"Menerima informasi dari warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Payakumbuh langsung ke lapangan dan membersihkan material pohon yang mengganggu arus lalin di sekitar lokasi," kata An Denitral.

baca juga: Pemko Payakumbuh Lengkapi Standarisasi Sentra IKM Rendang dengan Sertifikasi Nasional dan Internasional

Ia menjelaskan bahwa dalam proses pembersihan material ini, selain dilakukan oleh BPBD Payakumbuh juga dibantu oleh beberapa orang warga sekitar. Ia bersyukur kondisi tersebut dapat segera diatasi sehingga tidak terjadi kemacetan yang lama baik dari arah Pasar Payakumbuh maupun sebaliknya.

"Kira-kira setengah jam pohon dapat dibersihkan dan lalu lintas kembali lancar sekitar pukul 23.10 WIB," ujarnya.

baca juga: Kabar Gembira, THL Pemko Payakumbuh Akan Terima BLT Subsidi Gaji

Lebih lanjut, ia menambahkan pihaknya juga telah melakukan survey ke beberapa titik rawan dan pemantauan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kalau ada kejadian yang tidak kita inginkan terjadi seperti pohon menimpa rumah warga yang sangat berbahaya karena menyangkut nyawa masyarakat.

"Dari laporan BMKG wilayah Sumbar akan sering mengalami hujan disertai angin, untuk itu warga diminta selalu waspada dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seputar informasi kejadian-kejadian bencana yang mungkin bisa saja terjadi," katanya.

baca juga: Grup Randai Puti Elok Asal Payakumbuh Jadi yang Terbaik di Festival Randai Sumbar

[Ade Suhendra]

Penulis: Iwan R