Imam Masjid di Amerika Serikat Ditembak, Asistennya juga Terluka

ilustrasi
ilustrasi (rappler,com)

NEW YORK, KLIKPOSITIF -- Seorang pria bersenjata menembak mati seorang imam masjid di Queens, New York, Amerika Serikat (AS). Imam yang bernama Maulama Akonjee (55) ditembak ketika keluar dari masjid usai menjalankan ibadah salat. Rekan korban juga terkena tembakan dan mengalami luka.

Polisi mengatakan, Akonjee dan rekannya yang berusia 64 tahun ditembak di belakang kepala saat mereka meninggalkan Masjid Jame Al-Furqan, sekitar pukul 14.00 pada hari Sabtu. Pejabat polisi setempat, Henry Sautner seperti dilancir BBC mengatakan, Akonjee meninggal, sedangkan rekannya dibawa ke rumah sakit.

baca juga: Motor Listrik Baru Harley-Davidson Akan Diluncurkan Juli

Sautner belum bisa memastikan motif serangan terhadap imam masjid itu. Namun, seorang jemaah masjid menyalahkan penembakan tersebut sebagai dampak retorika anti-Muslim dari beberapa tokoh politik AS. Masjid ini terbuka bagi komunitas imigran Bangladesh. Media AS menyebut, pelaku penembakan hanya satu orang.

“Penembakan itu bisa menjadi hasil bersih dari politik yang sedang terjadi,” kata Millat Uddin, salah satu jemaah masjid, seperti dikutip CBC, Minggu, 14 Agustus 2016. (*)

baca juga: Warga AS yang Terima Dua Kali Vaksin Boleh Tak Pakai Masker

Penulis: Agusmanto