Padang Landmark yang Terbakar Segera Diperbaiki, Ini Sumber Dananya

Padang Landmark yang terbakar
Padang Landmark yang terbakar (Net)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Padang Landmark yang terbakar beberapa hari yang lalu akan diperbaiki kembali dengan menggunakan dana CSR dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang , Arfian, Kamis 5 Desember 2019. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk kembali memperbaiki Padang Land Mark itu.

baca juga: Mulai Besok, Pemko Padang Sudah Tindak Pelanggar Perda AKB

"Kita sudah ada komunikasi dengan sejumlah perusahaan BUMN dan BUMD. Seperti Bank Nagari, BNI dan BRI. Kita juga telah lakukan kerjasama di bidang pariwisata. Saat ini, kita masih menunggu kepastian dari perusahaan untuk bisa mendapatkan dana CSR ini," ujarnya.

Ia berharap, mudah-mudahan perusahaan BUMN dan BUMD segera merealisasikan dana CSRnya. Dengan begitu, diharapkan sebelum pergantian tahun, landmark Kota Padang yang terbakar sudah kembali berfungsi seperti sebelumnya.

baca juga: Meningkat, DPS Pilkada di Kota Padang 615.307 Jiwa

"Kita saat ini masih menunggu. Kita berharap, sumber dana ini, bisa segera cair dan perbaikan ataupun rehabilitasi yang akan dilakukan PUPR bisa dilaksanakan. PUPR juga tengah membuat RAB untuk rehabilitasi landmark ini," lanjutnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang , Yenni mengatakan bahwa pihaknya akan sesegera mungkin melakukan perbaikan.

baca juga: Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19, SPH Tambah Tempat Tidur

"Kita segera upayakan secepatnya diperbaiki. Jika menunggu APBD untuk melakukan perbaikan ini, kita harus masuk usulan dulu. Saat ini ini upayakan dari berbagai sumber pendanaan perbaikan landmark ini," ujarnya.

Ia mengatakan, jumlah anggaran untuk perbaikan landmark ini, pihaknya belum bisa mengkalkulasikannya, karena saat ini, dirinya tengah berada di luar Kota.

baca juga: Banyak Merawat Pasien Covid-19, Begini Kondisi di SPH

"Kita belum bisa kalkulasikan berapa anggaran yang akan dihabiskan untuk rehabilitasi landmark ini. Yang jelas kita mengupayakan secepatnya untuk perbaikan landmark ini," lanjutnya.

Menurutnya, selain itu pihaknya saat ini berusaha untuk merehabilitasi secepatnya landmark yang terbakar ini. Jika memakai anggaran dari APBD, tentu menunggu tahun 2020. Untuk itu, jika memungkinkan, pihaknya akan mencari untuk mendapatkan sumber pembiayaan lainnya.

"Kalau nunggu APBD otomatis tahun baru. Itupun harus diusulkan dulu. Jadi kita saat ini lagi mengupayakan mencari sumber dana untuk pembiayaan perbaikan landmark ini," sambungnya.

Sebelumnya, Landmark Kota Padang yang terletak di bukit Jalan Seberang Pabayan RT 04 RW 04 Kelurahan Batang Arau, Padang Selatan hangus terbakar, Sabtu 30 November 2019 lalu sekitar pukul 05.47 WIB.

‎Tulisan raksasa yang dibangun 2017 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp6,37 miliar diduga terbakar karena arus pendek. [Halbert Caniago]

Penulis: Eko Fajri