Sepanjang 2019, Kejari Pessel Tangani 6 Kasus Korupsi

Kajari Pessel, Yeni Puspita
Kajari Pessel, Yeni Puspita (Istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF  -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat menangani sebanyak 6 kasus korupsi sepanjang tahun 2019 ini.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Painan, Yeni Puspita mengungkapkan, dari 6 kasus yang ditangani, 4 diantaranya telah memasuki tahap penuntutan, sementara 1 kasus masih dalam penyelidikan.

baca juga: Siburman Rajo Hitam Dinobatkan Menjadi Raja Adat Air Haji

"Sedangkan 1 kasus telah kita eksekusi, yakni korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Pratama Tapan," ungkapnya usai pelaksanaan upacara Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkordia) di Painan, Senin 9 Desember 2019.

Setidaknya dalam kasus RSUD Pratama Tapan, Kejari Pessel telah menyeret tiga orang tersangka ke Pengandilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang dengan total kerugian negara diperkirakan Rp1,6 miliar

baca juga: Terciduk, Seorang Warga Pessel Diamakan Polisi Saat Transaksi Narkoba

"Upaya pengungkapan ke depannya tentu akan terus ditingkatkan. Ini komitmen secara nasional," terangnya.

Ia menjelaskan, sebagai garda terdepan yang memiliki peran penting penegakkan hukum, pihaknya juga mengharapkan koordinasi yang baik dengan semua pihak, terutama dalam pemberantasan korupsi yang optimal.

baca juga: Kasus COVID di Pessel Bertambah 9 Orang, 5 Diantaranya Petugas RSUD Painan

Sebab, katanya, sudah sepatutnya semua pihak ikut andil dalam mendorong dalam memerangi korupsi di level manapun.

Lanjutnya, agenda pemberantasan korupsi harus merepresentasikan partisipasi semua komponen bangsa, utamanya keterlibatan generasi milenial.

baca juga: Kasus Terus Bertambah, Tim Gugus COVID Pessel Siapkan Tim Penanganan Jenazah

"Seperti pelajar, mahasiswa, pelajar dan organisasi kepemudaan," tutupnya.

[Kiki Julnasri]

Penulis: Iwan R