Korban Banjir di Taram Limapuluh Kota Mulai Alami Gatal-gatal

Banjir menggenangi rumah warga di Nagari Taram Kabupaten Limapuluh Kota-Sumbar, Selasa (10/12/2019)
Banjir menggenangi rumah warga di Nagari Taram Kabupaten Limapuluh Kota-Sumbar, Selasa (10/12/2019) (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF  -- Korban banjir di Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota - Sumbar mulai banyak mengalami penyakit gatal-gatal pada Selasa 10 Desember 2019.

"Hingga saat ini yang di pos pengungsian ini ada sebanyak 10 orang masyarakat yang mengalami gatal-gatal dan ada juga beberapa orang yang ke Puskesmas dengan keluhan yang sama," ujar Petugas Kesehatan Pos Pengungsian di lokasi banjir , Eriza Nofriza.

baca juga: 7 Nagari di Batangkapas Pessel Terdampak Banjir, Rumah dan Jembatan Rusak Parah

Baca juga : Banjir " href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/61913/warga-taram--daerah-kami-di-sini-memang-selalu-dihantam-banjir">Warga Taram: Daerah Kami di Sini Memang Selalu Dihantam Banjir

Ia mengatakan, gatal-gatal yang diderita oleh korban dikarenakan air yang tidak bersih dan setiap hari selalu berada di genangan banjir .

baca juga: Hujan Deras di Kota Padang, Jundul Rawang Banjir Lagi

"Untuk kebanyakan yang menderita gatal-gatal ini adalah kaum ibu-ibu yang kesehariannya di rumah," lanjutnya.

Menurutnya, kebanyakan yang mengalami penyakit tersebut adalah korban banjir yang tidak mengungsi ke lokasi pengungsian.

baca juga: Korban Banjir di Muaro Painan dan Batangkapas Pessel Dievakuasi

Sementara itu, hingga Selasa 10 Desember 2019 sore, keadaan debit air di daerah tersebut masih menggenangi rumah warga dan masih belum surut secara signifikan. 

[Halbert Caniago]

baca juga: Warga Batangkapas Pessel Nekat Terobos Banjir

Penulis: Iwan R