Unand Tuan Rumah, Raker SPI PTN dan LLDKTI se Indonesia Dihadiri 600 Peserta

Raker SPI PTN dan LLDKTI se Indonesia di Padang
Raker SPI PTN dan LLDKTI se Indonesia di Padang (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Forum Satuan Pengawas Internal Perguruan Tinggi Negeri ( SPI PTN) dan LLDikti se-Indonesia menggelar rapat kerja (Raker) tentang peran satuan pengawas internal dalam mengawal perubahan organisasi kementerian di Hotel Inna Muara, Padang, Rabu (11/12).

Ketua Forum SPI PTN Dr Witarsa dalam sambutannya mengatakan perubahan organisasi kementerian saat ini tentu akan memberikan perubahan terhadap peraturan perguruan tinggi.  

baca juga: Dies Natalis Unand ke 64, Rektor: Mari Lanjutkan Pengembangan Unand

"Sehingga SPI harus merespon perubahan tersebut dengan cepat supaya tujuan organisasi di perguruan tinggi bisa berjalan baik," ujar dia.

Ia berharap kegiatan Raker tersebut dapat berjalan lancar dan dilakukan dengan baik.

baca juga: Ini Tanggapan Pakar Politik Unand Tentang Pernyataan Puan Maharani

“Saya kegiatan yang berlangsung selama tiga hari kedepannya berjalan lancar, dan tujuan yang ingin dicapai bisa terlaksana,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof Yuliandri mengatakan keberadaan SPI termasuk salah satu pilar utama untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi di perguruan tinggi.  

baca juga: 9 Mahasiswa Penerima Beasiswa Asal Myanmar Mulai Pendidikan di Universitas Andalas

"Sebagaimana yang dikutip dari himne SPI yakni mewujudkan wilayah bebas korupsi dan diharapkan benar-benar terealisasikan di perguruan tinggi," kata dia.  

Menurutnya secara organisasi SPI memiliki peran penting di semua lembaga pendidikan perguruan tinggi yakni berperan penting dalam proses pengembangan sumber daya manusia, aset-aset, dokumen dan anggaran organisasi.  

baca juga: Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Sumbar, Kepala Laboratorium Unand Ingatkan Hal Ini

“Peran SPI sangat menentukan sekali," ujar dia.

Ia juga mengatakan SPI merupakan perpanjangan tangan dari Itjen Ristekdikti sehingga apapun tugas yang diemban oleh SPI harus meningkatkan semua kemampuan melalui pelatihan rapat kerja.

“Tanggung jawab yang diberikan Itjen Ristekdikti ke SPI harus dioptimalkan sehingga semua harapan ke depannya harus diwujudkan," kata dia.  

Ia juga menambahkan ke depannya tindakan pencegahan untuk mengantisipasi terjadi penyimpangan wajib dilakukan SPI agar perguruan tinggi lebih baik lagi.  

Ia berharap kegiatan Raker SPI tersebut juga dapat berjalan dengan lancar dan memberikan keputusan yang lebih baik lagi ke depannya demi kemajuan perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Kita sama-sama berharap kedepannya penguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia ini semakin maju,” katanya.

Ketua Panitia dr Yurniwati, mengatakan jumlah peserta dalam kegiatan tersebut mencapai 600 orang dari 96 perguruan tinggi dan LL DIKTI se-Indonesia.

“Dari beberapa LLDKTI hanya tiga LLDIKTI yang hadir," kata dia. (*) 

Penulis: Joni Abdul Kasir