Dikunjungi BNPB, Bupati Irfendi Arbi Laporkan Dampak Banjir dan Longsor Limapuluh Kota

Bupati Limapuluh Kota pimpin rapat koordinasi penanggulan bencana dengan stakeholder terkait di Posko Bencana
Bupati Limapuluh Kota pimpin rapat koordinasi penanggulan bencana dengan stakeholder terkait di Posko Bencana (Ade Suhendra/KLIKPOSITIF)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi laporkan dampak banjir yang terjadi di 13 kecamatan kepada perwakilan BNPB yang hadir dalam rapat koordinasi bencana dengan OPD terkait di Posko Bencana, Rabu 11 Desember 2019.

Bupati Irfendi Arbi mengatakan, selain banjir , wilayahnya juga dilanda longsor di beberapa titik. Salah satunya yaitu longsor di jalan penghubung antara Provinsi Sumbar dengan Provinsi Riau beberapa waktu lalu.

baca juga: 7 Nagari di Batangkapas Pessel Terdampak Banjir, Rumah dan Jembatan Rusak Parah

"Kemarin longsor melanda daerah Koto Alam yang merupakan penghubung dua provinsi dan juga mengakibatkan tiga unit mobil juga ikut terseret material longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa dan saat ini kondisi jalan sudah bisa dilalui kembali," kata Bupati didampingi Kalaksa BPBD Limapuluh Kota Joni Amir.

Ia juga menyebutkan selain longsor di jalan penghubung dua provinsi, longsor juga melanda jalan penghubung antar nagari di beberapa kecamatan. Kemudian selain membanjiri rumah warga, air luapan sungai Batang Sinamar ini juga merendam ribuan hektar lahan pertanian seperti sawah.

baca juga: Ajak Warga Dukung Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang, Irfendi Arbi Ungkap Dampak Positif untuk Daerah

"Saat ini fokus penanggulangan adalah evakuasi warga yang belum mengungsi, khususnya di Lareh Sago Halaban dan Nagari Taram yang dinilai cukup parah terkena dampak banjir . Selain itu juga ribuan hektar sawah dan lahan pertanian juga masih terendam," kata Irfendi Arbi bersama Sekda Kabupaten Limapuluh Kota .

Ia berharap seluruh stakeholder terkait dapat melakukan penanggulangan dengan cepat. Terutama dalam pelayanan kepada masyarakat yang terdampak banjir , khususnya anak-anak dan perempuan.

baca juga: Hujan Deras di Kota Padang, Jundul Rawang Banjir Lagi

"Kami berharap jangan ada korban jiwa dalam bencana kali ini. Diimbau kepada warga untuk menghentikan kegiatan di daerah rawan bencana karena cuaca ekstrim dan tidak menentu," ujarnya.

(Ade Suhendra)

baca juga: Korban Banjir di Muaro Painan dan Batangkapas Pessel Dievakuasi

Penulis: Rezka Delpiera