Rakornas IV FKTP Berakhir, FKTP Sumbar Terbaik Nasional

Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Hamli menyerahkan plakat kemenangan kepada Ketua FKPT Sumbar Dr. Zaim Rais didampingi ketua FKPT Kalsel dan Ketua FKPT Jateng.
Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Hamli menyerahkan plakat kemenangan kepada Ketua FKPT Sumbar Dr. Zaim Rais didampingi ketua FKPT Kalsel dan Ketua FKPT Jateng. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera barat terpilih sebagai FKPT terbaik nasional untuk tahun 2019.

Pengumuman kemenangan Sumbar itu disampaikan oleh Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Hamli tadi malam saat menutup secara resmi kegiatan Rakornas IV BNPT di hotel Mercure Ancol, Jakarta.

baca juga: Ini Pesan Wagub Sumbar Saat Pelepasan Jenazah Bupati Irdinansyah Tarmizi di Pagaruyung

Sementara FKPT Kalimantan Selatan dan FKPT Jawa Tengah terpilih sebagai terbaik II dan III. Rakornas yang diikuti oleh 32 Provinsi itu berlangsung sejak 10 Desember lalu dengan menampilkan sejumlah narasumber yang intinya mengevaluasi seluruh kegiatan BNPT melalui FKPT di provinsi.

Deputi I BNPT Mayjen TNI Hendry P. Lubis dalam sambutannya yang dibacakan oleh Brigjen Hamil menyinggung soal pentingnya memperhatikan kearifan lokal di semua provinsi yang dipercaya berpotensi besar mengerem laju tumbuhnya paham radikalisme yang dapat memicu terorisme .

baca juga: Bupati Tanah Datar Tutup Usia, Indra Catri Sampaikan Rasa Duka

"Kita harap para pengurus FKPT di semua provinsi dapat bahu membahu dengan pemerintah daerah dalam memperkuat daya tangkal masyarakat terhadap radikalisme," kata Hendry.

Sepanjang 2019, BNPT melalui FKPT kata Deputi I BNPT itu telah memberikan pencerahan tentang bahaya radikalisme terhadap 33 ribu warga dari berbagai kalangan. Kegiatan sosialisasi itu dilakukan melalui lima bidang yang ada dalam FKPT antara lain Bidang Agama, Bidang Pemuda dan Perempuan, Bidang Sosial Budaya, Bidang Media dan Bidang penelitian.

baca juga: Pelepasan Jenazah Bupati Irdinansyah Tarmizi di Indo Jolito, Ahli Bait Sampaikan Permohonan Maaf

"Jumlah 33 ribu itu masih jauh dari sasaran yang hendak dicapai dari 267juta penduduk. Tetapi kita yakin dari waktu ke waktu kesadaran akan pentingnya menjaga kedamaian dan sikap toleransi sesama anak bangsa akan membuat daya tangkal masyarakat akan membaik," kata mantan petinggi Koppasus itu.

Sementara itu Kasubdit Pemberdayaan masyarakat BNPT, DR. Andi Intang Dukung menyebutkan bahwa dalam tahun tahun ke depan pola dan sistem sosialisasi juga akan ditingkatkan kualitas dan intensitasnya.

baca juga: Lewat LPSK, Korban Terorisme Dapat Kompensasi dan Santunan Negara

"Termasuk juga kelompok sasaran juga akan diperluas. Jika sekarang FKPT masih ditugasi untuk melakukan program program pencegahan melalui kegiatan deradikalisasi, pada tahun mendatang akan mulai pula melakukan pencegahan melalui program kontranarasi dan kontrapropaganda terutama untuk menghadang lajunya persebaran paham radikalisme melalui media sosial," ujar Andi Intang Dulung.

Sementara Ketua FKPT Sumatera Barat DR. Zaim Rais menyampaikan terimakasih kepada berbagai pihak di Sumatera Barat yang sudah mendukung program FKPT hingga mengantarkan FKPT Sumatera Barat menjadi yang terbaik di tingkat nasional.

"Masih banyak yang harus kita benahi di daerah, terutama belum terjangkaunya sosialisasi ke kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Kita harap juga Pemerintah Provinsi juga berkenan memberi dukungan anggaran untuk memperluas sosialisasi bahaya radikalisme, " ujar Zaim Rais.

Delegasi FKPT Sumatera barat ke Rakornas selain Zaim Rais antara lain Kabid Media, Eko Yanche Edrie, Kabid Agama Agus Rianto, Kabid Pemuda Abdul Salam dan Sekretaris FKPT Arsland. Usai Rakornas, FKPT Sumbar melanjutkan kegiatan untuk melihat dan membandingkan harmonisasi dalam kehidupan multikultural dan multietnis di Yogyakarta dan Solo. (Rilis) 

Penulis: Khadijah