Indonesia-Ethiopia Gelar Interfaith Dialog 2020, Bahas Isu Keagamaan dan Pendidikan

Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan (jas hitam) saat di KBRI Addis Ababa
Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan (jas hitam) saat di KBRI Addis Ababa (kemenag.go.id)

KLIKPOSITIF -- Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan menyampaikan pada bulan Maret 2020, akan menyelenggarakan Interfaith dialog Indonesia-Ethiopia.

“Pertemuan ini dalam rangka persiapan menjelang Interfaith dialog Indonesia-Ethiopia yang akan berlangsung pada Maret 2020,” kata M Nur Kholis Setiawan di KBRI Addis Ababa, Jum’at (13/12), yang dikutip dari laman kemenag.go.id.

baca juga:

Lawatan sehari Sekjen M Nur Kholis ke Addis Ababa ini guna memenuhi undangan Dubes Indonesia untuk Ethiopia dalam rangka menghadiri Focus Group Discussion (FGD) persiapan interfaith dialogue Indonesia-Ethiopia 2020. Sekjen Kemenag didampingi oleh Kabid Bina Lembaga Kerukunan PKUB Kemenag Aliforsa Nur.

M Nur Kholis menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membicarakan dan membahas beberapa hal, di antaranya sinergi budaya Indonesia, kehidupan keagamaan, dan juga pertumbuhan pendidikan di Indonesia.

baca juga:

M Nur Kholis juga menjelaskan bahwa Interfaith Indonesia-Ethiopia Interreligious Dialogue tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa pada tahun 2011 di Jakarta. Pada tahun 2020 akan diadakan di Addis Ababa, dipilihnya tempatnya ini karena kota ini merupakan African Union yang beranggotakan 55 negara Afrika berkantor.

“Arti penting dari rencana kegiatan ini, dalam rangka memaksimalkan soft power diplomacy para agamawan,” tegas M Nur Kholis.

baca juga:

M Nur Kholis menyampaikan, Interfaith Dialog Indonesia-Ethiopia nanti akan melibatkan pemuda sebagai generasi kerukunan.

“Kampus-kampus Islam (PTKIN) sekitar 57 yang ada di Indonesia bisa menjadi tempat untuk belajar islamic study dan pertukaran mahasiswa,” kata M Nur Kholis.

baca juga:

Selain itu, lanjut M Nur Kholis, dalam pertemuan ini, Indonesia juga menggali informasi tentang peraturan pembangunan rumah ibadah di Ethiopia. (*)

Penulis: Iwan R