Bupati Limapuluh Kota Dianugerahkan Gelar Pandeka Maharajo Omeh

Kepala Disparpora Limapuluh Kota, Nengsih (tengah).
Kepala Disparpora Limapuluh Kota, Nengsih (tengah). (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Pahimpunan Tuo Silek Minangkabau akan menganugerahkan Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dengan gelar Pandeka Maharajo Omeh di Lembah Harau, Kamis (19/12).

Proses malewakan atau pengukuhan rencananya akan dilakukan langsung oleh Pucuak Bulek Alam Minangkabau, yaitu Tengku Irwansyah Dt. Katumangguangan, Jasrizal Dt. Prapatieh Nan Sabatang, Y Dt. Srimaharajo Bamego Mego.

baca juga: Buka Workshop Pengamalan Nilai-nilai ABS-SBK, Supardi: Pendidikan Moral Penting Ditekankan pada Generasi Muda

Pamuncak Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabu, Rothman S. Dt. Paduko Basa Pandeka Sago menyebut, penganugerahan gelar pandeka terhadap orang nomor satu di Limapuluh Kota itu diberikan karena Irfendi Arbi dinilai sudah berkontribusi terhadap pengembangan Silek Tradisi Minangkabau di Luak Limopuluah.

"Beliau ( Irfendi Arbi ) sudah berbuat untuk pengembangan seni budaya, khususnya silek tradisi Minangkabau. Kita berharap dengan penganugerahan gelar pandeka ini, silek seni tradisi Minangkabau dapat lebih diperhatikan lagi," kata Rothman.

baca juga: Ini Inovasi Lapas Suliki Layani Warga Binaan Permasyarakatan

Dikatakannya, untuk pengembangan silek tradisi di daerah memang butuh perhatian serius dari pemerintah daerah (Pemda). Apalagi Silek Tradisi Minangkabau sudah diakui Unesco sebagai warisan dunia nonbenda milik Ranah Minang.

"Untuk silek tradisi sendiri ada tiga komponen yang selalu diajarkan tiga komponen utama, yaitu agama, adat, adab," lanjutnya.

baca juga: Gubernur Ajak Anak Nagari Lestarikan Silek

Sebegai salah satu seni budaya asli Ranah Minang, pengembangan silek tradisi sejalan dengan pengembangan dunia pariwisata di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Limapuluh Kota , Nengsih menyebut, untuk promosi wisata di daerahnya, budaya memang salah satu cara yang dinilai ampuh.

baca juga: Arisan Silek, Cara Kota Solok Merawat Tradisi

"Silek tradisi Minangkabau harus kita kembangkan dan lestarikan. Untuk tahun ini kita memiliki program pengembangan budaya, termasuk silek tradisi Minangkabau," jelasnya didampingi Kasi Promosi Pariwisata Disparpora Limapuluh Kota , Novi Rita.

Pihak Disparpora juga tengah merancang kegiatan festival silek Minangkabau. Melalui kegiatan itu diharapkan terjadi peningkatan kunjnungan wisatawan ke Limapuluh Kota .

"Kita laksanakan event internasional untuk promosi objek wisata kita, ke wisatawan lokal ataupun mancanegara," pungkasnya. (*)

Penulis: Taufik Hidayat