Bawaslu Limapuluh Kota Luncurkan Buku Jejak Pengawasan Pemilu 2019

Peluncuran buku Jejak Pengawasan Pemilu 2019 oleh Bawaslu Limapuluh Kota.
Peluncuran buku Jejak Pengawasan Pemilu 2019 oleh Bawaslu Limapuluh Kota. (Ist)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota meluncurkan buku "Jejak Pengawasan Pemilu 2019" sebagai bahan reverensi pelaksanaan pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu, Kamis (19/12).

Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota , Yoriza Asra diwakili anggotanya, Ismet Aljannata menyebut, buku tersebut memuat rangkaian pengawasan Pemilu yang dilakukan Bawaslu Limapuluh Kota .

baca juga: Ikut Antar Cabup Positif Corona Mendaftar di KPU, Begini Kondisi Fadli Zon dan Andre Rosiade

"Diharapkan buku ini bisa menjadi data dan informasi bagi masyarakat pasca-Pemilu 2019," kata Ismet Aljannata.

Pada peluncuran buku Jejak Pengawasan Pemilu 2019 itu juga hadir anggota Bawaslu Sumatera Barat, Eliyanti mengatakan, dalam Pemilu 2019 lalu Bawaslu berupaya semaksimal mungkin untuk menyukseskan Pemilu sesuai dengan fungsinya, yaitu sebagai lembaga pengawasan.

baca juga: 6 Nagari di 3 Kecamatan Terdampak Banjir di Lima Puluh Kota

Kendati masih ditemukan pelbagai pelanggaran oleh peserta, maupun penyelenggara, tetapi tahapan Pemilu 2019 berjalan baik dan ada tren penurunan sengketa pascapemilu. Kerja pengawasan Pemilu menjadi penting dalam hal mendorong terciptanya Pemilu yang jujur dan adil.

"Semua Bawaslu di kabupaten kota kami dorong untuk mempublikasikan hasil kerja pengawasan ini dalam bentuk buku," papar Eliyanti.

baca juga: Hujan Deras di Lima Puluh Kota, Beberapa Daerah Dilanda Banjir

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan sesi bedah buku, dua orang narasumber, Ilham Yusardi (JaDI Sumbar) dan Zumaira (anggota Bawaslu Lima Puluh Kota) yang secara panel memaparkan pandangannya terhadap buku yang sudah diterbitkan itu.

Ilham dalam makalahnya mengatakan, Bawaslu sengaja menerbitkan buku dalam upaya meyediakan bahan literasi bagi masyarakat tentang pelaksanaan demokrasi dan Pemilu, khususnya pasca perhelatan Pemilu 2019 lalu.

baca juga: Setelah Layanan IGD RSUD Achmad Darwis Ditutup , Giliran Pasar Nagari Situjuah Batua Ditutup

Zumaira menyampaikan bahwa buku tersebut sebagai simpulan kerja pengawasan Pemilu 2019 lalu. Menurutnya, sebuah pekerjaan konkret terutama dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu, butuh arsip dan dokumentasi dalam bentuk buku.

Tujuannya agar masyarakat mendapat informasi yang utuh dan lengkap tentang Pemilu yang sudah dilakukan. Kehadiran buku tersebut ditujukan agar masyarakat memiliki bahan literasi untuk membaca ulang Pemilu 2019 dengan data yang valid.

"Sehingga pada pemilu berikutnya pengawasan partisipatif masyarakat dapat lebih ditingkatkan," ujarnya. (*)

Penulis: Taufik Hidayat