Peliputan Isu Radikalisme dan Terorisme, Media Diminta Ekstra Hati-hati

Para peserta kegiatan FKPT yang dilaksanakan di Hotel Pangeran Beach, Padang.
Para peserta kegiatan FKPT yang dilaksanakan di Hotel Pangeran Beach, Padang. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Forum Koordinasi Pencegahaan Terorisme (FKPT) Sumatera Barat ( Sumbar ) mengimbau awak media agar ekstra hati-hati dalam peliputan isu-isu radikalisme dan terorisme. Pasalnya, media sangat berperan, bahkan dengan cepat bisa membangun pembentukan opini masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua FKPT Sumbar diwakili oleh Yulius Said dalam kegiatan Diseminasi Pedoman Peliputan Terorisme dan Peningkatan Profesionalisme Media Massa dalam Meliput Isu-isu Radikalisme–Terorisme yang dilaksanakan di Hotel Pangeran Beach, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa 16 Agustus 2016.

baca juga: PKBM Dharma Nagari Solok Selatan Latih Barrista Kopi Dengan Program Life Skill

"Jangan sampai setelah berita diterbitkan malah terjadinya radikalisme dan terorisme. Kondisi Sumbar yang aman dan nyaman harus dijaga, bukan malah dirusak keamanannya" ujar Yulius kepada KLIKPOSITIF .

Kegiatan diseminasi ini diikuti oleh para jurnalis yang bertugas di Sumbar , mahasiswa, masyarakat dan Humas dari sejumlah instansi dan pemerintah dari Kota Padang. Yulius mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman wartawan dalam meliput dan memberitakan aksi radikalisme dan terorisme. “Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi jurnalis,” ujarnya.

baca juga: Musorkablub KONI Pessel Siap Digelar, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka Mulai Hari Ini

Yulius juga mengatakan FKPT merupakan perpanjangan tangan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Di Sumbar , FKPT sudah berusia dua tahun, sejak Juli tahun 2014.

[Qalbi Salim]

baca juga: Pemko Pariaman Minta ATCS ke Kemenhub, Ini Fungsinya

Penulis: Agusmanto