Hujan dengan Intensitas Sedang Hingga Tinggi, Akibatkan Longsor dan Banjir di Sijunjung

Pohon Tumbang di SMA 8 Sijunjung
Pohon Tumbang di SMA 8 Sijunjung (Ist)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Hujan yang mengguyur Kabupaten Sijunjung dengan intensitas sedang hingga tinggi, menyebabkan sejumlah kawasan diterjang banjir dan tanah longsor .

Plt Kepala BPBD Sijunjung Henry Chaniago membenarkan peristiwa tersebut, ada 4 lokasi yang terdampak hari ini Sabtu 21 Desember 2019. Akibatnya, kerugian materi ditaksir mencapai Rp117 juta lebih.

baca juga: Antisipasi Bencana, BPBD Padang Siagakan 24 Personel Sehari

"Pertama tanah longsor di Jorong Pasar, Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, longsor menimpa sebuah ruko milik warga bernama Imelda. Material tanah menghantam bagian belakang ruko hingga jebol," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Sabtu 21 Desember 2019.

Tidak jauh dari lokasi pertama, ongsor juga menimpa Ruko yang belum ditempati pemiliknya di Jorong Timbulun Patah, Nagari Tanjung Gadang bangunan tersebut ambruk dan sebagian material menutupi jalan lintas Sumatera (Jalinsum). "Ruko diketahui milik Jaswir, berukuran 12 x 6 meter," ujarnya.

baca juga: Padang Dilanda Banjir, Semen Padang Turunkan TRC

"Di Nagari Padang Laweh Selatan, Kecamatan Tanjung Gadang, banjir dan longsor mengakibatkan rumah warga jebol," sambungnya.

Henry melanjutkan, akibat hujan disertai angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang di SMA 8 Sijunjung yang berada di Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus. Akibatnya, atap dan plafon rusak parah.

baca juga: Langganan Banjir, Ketinggian Air di SMKN 1 Sutera Pessel Setinggi Lutut Orang Dewasa

"Untuk penanganannya, seperti pohon tumbang sudah, sudah diatasi. Sementara untuk penanganan longsor akan didatangkan alat dari Dinas PU Provinsi Sumbar, mudah-mudahan hari ini kelar, tadi sudah kami tanya lokasinya, katanya sudah dekat," tuturnya.(*)

Penulis: Muhammad Haikal