Hari Ini DLH Sumbar Ambil Lagi Sampel Air Laut Menghijau di Bungus Teluk Kabung

Pengambilan sampel air laut menghijau di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang
Pengambilan sampel air laut menghijau di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Barat (DLH Sumbar) Siti Aisyah mengatakan, pihaknya hari ini kembali mengambil air laut hijau, setelah kemarin juga mengambil sampel di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

"Hari ini juga dilakukan pengecekkan kembali dengan mengambil sampel air," ujarnya, Selasa, 24 Desember 2019.

baca juga: LCS Memanas, Legislator Minta Pemerintah Siagakan Pengamanan

Dijelaskannya, pengaruh cuaca juga bisa menyebabkan laut mengalami up willing dan eutrofikasi memacu ganggang tertentu blooming. Namun biasanya tidak selama yang terjadi di danau.

"Walaupun begitu tentunya kita lihat hasil laboratorium nantinya," katanya.

baca juga: Ilmuwan Temukan Terumbu Karang Raksasa, Tingginya Lebih dari Menara Eiffel

Untuk diketahui sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar telah mengambil sampel air di depan SMAN 11 Padang Pasar Laban Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Air yang dijadikan sampel dibawa ke Laboratorium DKP.

Dari pengamatan tim yang turun ke lapangan kondisi perairan mengalami blooming sejenis ganggang hijau. Tim juga mengukur kualitas air, dengan kualitas air salinita 23 ppt, ph 8,04, D0 air diatas 8 ppm, kecerahan 5 sampai dengan 15 cm.

baca juga: Seekor Hiu Tutul Tersangkut Jaring Nelayan di Pessel, Begini Kondisinya

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri mengaku sudah mengetahui fenomena tersebut, dan saat ini pihaknya sedang melakukan penelitian penyebab dari perubahan warna air laut di Bungus Teluk Kabung.

"Dugaan awal kerena blooming alga meningkatnya clorofil dalam perairan," jelasnya.

baca juga: Bantuan Alat Pengolahan Diharapkan Bisa Bantu Atasi Persoalan Sampah di Sumbar

Dijelaskannya, blooming alga ledakan populasi plankton yang cukup besar sehingga membuat penampakan perairan menjadi hijau.

"Untuk kepastiannya kami bersama loka riset sedang melakukan penelitian lebih lanjut," tukasnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir