Curah Hujan Tinggi, BPBD Pessel Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kondisi rumah warga di Pessel terendam banjir
Kondisi rumah warga di Pessel terendam banjir (Ist)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat mengimbau masyarakat mewaspadai bencana mengingat tingginya intensitas curah hujan beberapa hari belakangan ini.

Kasi Kedaruratan, BPBD Pesisir Selatan , Doni Boy mengungkapkan, prediksi BMKG hingga 26 Desember 2019 potensi hujan masih tinggi.

baca juga: Pemkab Tagetkan Vaksinasi Nakes di Pessel Tuntas Januari 2021

"Harapan kita masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Karena bahaya bencana kita tidak tau kapan datangnnya," ungkapnya saat diwawancara KLIKPOSITIF , Rabu 25 Desember 2019 di Painan.

Ia menjelaskan, berdasarkan data BPBD Pessel , Selasa 24 Desember 2019 malam sejumlah nagari terdampak banjir dan itu diakibatkan karena tingginya intensitas hujan.

baca juga: DPRD Tetapkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pessel

"Jadi mengingat hal tersebut, perlu kesiagaan kita. Jangan sampai kita terkecoh, apalagi ada korban jiwa," ujarnya.

Menurutnya, dalam menanggulangi bencana, warga tidak harus panik. Cukup mengetahui potensi yang akan terjadi, apalagi seperti banjir jika sudah ada tanda-tanda segera lakukan evakuasi.

baca juga: Karena Hal Ini, Bupati dan Kapolres Pessel Batal Divaksin Covid-19

"Baik itu untuk menyelamatkan harta benda, maupun jiwa kita sendiri. Karena, banjir tidak bisa kita helakan, apabila kita berada di kawasan yang rendah apalagi berada di sekitar sungai," terangnya.

Selain itu, seluruh kelompok siaga bencana (KSB) di nagari juga diminta berperan aktif menganggulangi bencana. Doni Boy mengungkapkan, sejak beberapa tahun terakhir sudah membentuk sejumlah KSB di setiap nagari.

baca juga: Kasus Positif di Pessel Bertambah Empat Orang, Tiga Diantaranya Pelajar SMA dan Guru SMP

"KSB merupakan perpanjangan tangan kita dalam menanggulangi bencana. Walaupun hanya untuk membantu evakuasi warga menyelamatkan harta benda atau dan lain-lain," ungkapnya.

Selain penanggulangan langsung, ia juga meminta setiap KSB harus selalu melakukan koordinasi dengan BPBD. Sebab, dalam menanggulangi bencana butuh peran aktif seluruh pihak.

(Kiki Julnasri)

Penulis: Rezka Delpiera