Kerugian Rp 9,3 Miliar dan 5 Orang Meninggal Akibat Bencana di Padang Pariaman Selama 2019

Ilustrasi
Ilustrasi (Klikpositif)

PADANG PARIAMAN , KLIKPOSITIF -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman mencatat 200 bencana alam terjadi selama 2019. Dari kejadian itu, kerugian sebesar Rp 9,3 miliar. 

“Data ini hingga minggu ketiga Desember 2019," kata Kepala BPBD Padang Pariaman , Budi Mulya menjawab KLIKPOSITIF , Rabu 25 Desember 2019.

baca juga: Akses Utama, Masyarakat Berharap Pengerjaan Jembatan yang Ambruk di Kayu Gadang Padang Pariaman Segera Selesai

Selain kerugian materil, bencana juga mengakibatkan 5 orang meninggal dunia. Dua diantaranya meninggal akibat ditimpa pohon tumbang dan 3 orang terseret arus air sungai saat banjir.

Budi menjelaskan, kerugian yang ditimbulkan tahun ini turun signifikan dibanding tahun laly. 

baca juga: Banjir Bandang Terjang Sichuan, 14 Orang Meninggal Ribuan Orang Dievakuasi

"Tahun 2018 kerugian Rp 20 miliar,” ungkap Budi.

Bencana alam yang sering terjadi kata Budi banjir dan longsor. Bencana terjadi di Kampuang Dalam, Sungai Sariak, Sungai Limau dan Sungai Geringging.

baca juga: Polisi Temukan Ladang Ganja di Aur Malintang, Kapolres: Ada Sekitar 400 Bibit Ganja

“Hingga kini kami masih saja memetakan wilayah yang rawan bencana. Terlepas itu semua, menurut kami potensi bencana akibat cuaca ekstrim masih berlangsung hingga pertengahan Februari 2020,” jelas Budi.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan harus mempersiapkan diri untuk tanggap akan bencana alam

baca juga: Seorang Balita di Padang Pariaman Positif COVID-19

(Rehasa)

Penulis: Rezka Delpiera