Faldo Maldini Serahkan Daftar Riwayat Hidup ke PPP Pesisir Selatan

Faldo Maldini
Faldo Maldini (Ist)

KLIKPOSITIF -- Faldo Maldini , politisi muda yang sedang hangat diperbincangkan, menyerahkan daftar riwayat hidup (curriculum vitae) ke PPP Pesisir Selatan (Pessel) pada Rabu (25/12) di kantor partai tersebut. Faldo mengatakan bahwa ia menyerahkan berkas tersebut sebagai pertimbangan PPP untuk mendukung Faldo pada pilkada Pessel 2020.

Sukarelawan Faldo, Setiawan Yundra, menginformasikan bahwa Faldo datang ke kantor PPP untuk bersilaturahmi. Menurutnya, partai politik memang seharusnya mengajak semua kandidat untuk berdialog menjelang pemilihan umum.

baca juga: Bawaslu Pessel Sebut Kepala Kampung Masuk Pihak yang Dilarang Dukung Paslon

"Alhamdulillah, banyak yang ajak silaturahmi Kami senang sekali. Banyak yang ingin berdiskusi dengan Bang Faldo terkait ide memajukan kampung halaman. Seharusnya semua partai berdiskusi dengan bakal kandidat, mempertayakan pikirannya, meski belum tentu memberikan dukungan di pilkada nanti," kata Wawan.

PPP Pessel, kata Wawan, tidak membuka pendaftaran untuk kandidat bupati Pessel. Sejauh ini partai berlambang Kakbah tersebut berdiskusi secara mendalam dengan calon yang sudah menyatakan diri ingin menjadi calon.

baca juga: Peserta Pilkada Tidak Mematuhi Protokol Kesehatan, Ini Langkah yang Akan Diambil Bawaslu Solsel

"Setahu saya, PPP tidak buka pendaftaran. Beliau-beliau mengundang diskusi dan dialog. Tidak tahu siapa saja yang diundang. Yang jelas, kami selalu siap datangi undangan silaturahmi," tutur Wawan.

Wawan mengatakan bahwa Pessel membutuhkan pemimpin yang memiliki rasa agar warga ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Menurutnya, Pessel akan maju lebih cepat bila warga juga ikut bergerak.

baca juga: Cegah Potensi Pelanggaran, Kontestan Pilkada di Bukittinggi Deklarasi Tolak Politik Uang

"Kami butuh pemimpin yang memiliki rasa; yang dapat merasakan apa yang warganya rasakan; pemimpin yang resah bila warganya hidup tidak layak. Warga pasti akan ikut berpartisipasi. Pembangunan tidak lagi apa kata pemerintah, tapi apa yang benar-benar dirasakan oleh warga," ujar Wawan. (*)

Penulis: Pundi F Akbar