Tiga Sektor Prioritas ESDM Sumbar 2020

Dengar pendapat Dinas ESDM dengan Komisi IV DPRD Sumbar, Rabu, 8 Januari 2020
Dengar pendapat Dinas ESDM dengan Komisi IV DPRD Sumbar, Rabu, 8 Januari 2020 (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Sumatera Barat mengatakan untuk tahun ini ada beberapa prioritas lain yang masih terus dilakukan. Prioritas itu yakni prioritas di sektor tenaga kelistrikan, menertibkan usaha pertambangan dan sosialisasi peraturan di tiga sektor.

"Tiga sektor itu yakni pertambangan, energi dan air tanah. Air tanah masih berada di masa transisi kewenangan dari ESDM ke pengelolaan sumber daya air sehingga sosialisasi rekomendasi perizinan, penertiban, dan pembinaan masih berada di bawah ESDM ," katanya usai dengar pendapat dengan Komisi IV di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Rabu, 8 Januari 2020.

baca juga: Objek Wisata Jembatan Pelangi di Pariaman Diresmikan, Tiket Cuma Rp2.000

Ia mengatakan untuk kedepannya izin dan penertiban usaha pertambangan dilakukan untuk menciptakan pertambangan yang good maining practice.

Sementara itu untuk kelistrikan, secara umum, listrik Sumbar sudah lebih dari 95 persen. "Untuk daerah Mentawai , 52 persen wilayahnya sudah dialiri listrik . Sementara untuk daerah daratan di Sumbar , beberapa daerah yang masih terkendala listrik yakni Kabupaten Solok Selatan, Pasaman Barat, Pasaman, dan Limapuluh Kota," tuturnya.

baca juga: 32 Personel Polisi Resor Pasbar Naik Pangkat

Prioritas kerja yang akan direncanakan tahun ini juga berdasarkan anggaran yang dimiliki Dinas ESDM . "Anggaran kita tahun ini mengalami penurunan. Namun tetap ada prioritas yang harus dilakukan," paparnya.

"Anggaran kita yang sedikit tentunya tidak mempengaruhi kinerja kita. Kita tetap terus berupaya melakukan tugas dan amanat yang telah diberikan dengan baik," jelasnya.

baca juga: Polisi Pasbar Blender 64,61 Gram Sabu

Seperti diketahui pagu anggaran untuk Dinas ESDM Sumbar tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun 2019. Untuk 2020, pagu anggaran yang ditetapkan sebesar Rp17,6 miliar. Angka ini turun sebesar Rp1,6 miliar dari tahun sebelumnya yang berjumlah Rp19,6 miliar. (*)

Penulis: Fitria Marlina | Editor: Rezka Delpiera