Anggaran BPBD Sumbar Tahun 2020 Turun Rp11 Miliar

Dengar pendapat komisi IV DPRD Sumbar dengan BPBD, Rabu, 8 Januari 2020
Dengar pendapat komisi IV DPRD Sumbar dengan BPBD, Rabu, 8 Januari 2020 (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pagu anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Sumatera Barat tahun 2020 turun Rp11 miliar dari tahun sebelumnya. Tahun 2019, pagu anggaran untuk BPBD sebesar Rp31,1 miliar. Sedangkan untuk tahun 2020 hanya Rp19,9 miliar.

Kepala BPBD Sumbar Erman Rahman mengatakan penurunan itu karena adanya iven nasional yang akan diselenggarakan di Sumbar dalam tahun ini. "Sehingga ada anggaran kita dari bencana yang terserap. Dan kita memahami hal itu," katanya usai dengar pendapat dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar , Rabu, 8 Januati 2010.

baca juga: Kumpulkan Kepala OPD di Rumah Dinas, Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal Gelar Rapat Tengah Malam

Ia mengatakan untuk tahun ini, Rp6,4 miliar akan digunakan untuk belanja tak langsung. Sedangkan untuk belanja langsung, dana yang dianggarkan yakni Rp13,5 miliar.

"Dana itu akan digunakan untuk 10 program dan 44 kegiatan selama 2020 diantaranya program peningkatan sarana dan prasarana aparatur dan program administrasi perkantoran," katanya.

baca juga: Bawaslu Pessel Sebut Kepala Kampung Masuk Pihak yang Dilarang Dukung Paslon

Ia mengatakan dengan anggaran yang ada tahun ini, pihaknya mencoba untuk mencukupkan segala kebutuhan. "Karena jika dilihat dari tahun lalu dengan anggaran Rp31 miliar, cukup bagi BPBD . Hal itu juga termasuk untuk penyiapan logistik, penyiapan satras, kesiapan menghadapi bencana, penyediaan tenda pengungsi dan keluarga. Jika kabupaten kota membutuhkan itu, maka akan kita suplai," tuturnya.

Ia mengimbau agar kita semua meningkatkan kesiapsiagaan di kabupaten/kota, baik bagi para relawan, aparatur dan bupati/walikota.

baca juga: Satpol PP Padang Kembali Tindak Tempat Hiburan Malam

"Imbauan juga dalam melihat situasi kondisi dengan tingkat intensitas hujan yang sedang dan tinggi, sehingga berkemungkinan banjir, banjir bandang, dan longsor yang kemungkinan akan terjadi. Dan ini imbauan sudah disampaikan dari kepala BNPB termasuk surat dari menteri dalam negeri pada 7 Januari 2020," tuturnya. (*)

Penulis: Fitria Marlina | Editor: Rezka Delpiera