Gubernur Sumbar Relakan Anggaran Kunjungan Luar Negerinya Dipangkas

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/JONI ABDUL KASIR)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno merelakan anggaran perjalanan dinasnya ke luar negeri di pangkas. Walaupun kunjungan kerja ke luar negeri tersebut, semaunya melahirkan kegiatan investasi, mendatangkan investor dan mendatangkan wisatawan ke Sumbar.

"Tidak masalah, jika dirasionalisasi. Perlu diketahui, bahwa perjalanan dinas ke luar negeri itu ada tiga lapis yang harus dilewati,. Mendagri, Sekneg, dan Menlu, jadi tidak sembarangan pergi saja," jelasnya, Senin, 13 Januari 2020.

baca juga: Tinjau Jalan Payakumbuh-Lintau yang Rusak, Gubernur Ancam Cabut Izin Perusahaan Tambang yang Bandel

Namun, dia mengaku belum mengetahui rasionalisasi anggaran perjalanan dinas ke luar negeri yang dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

"Saya rasa tidak ada rasionalisasi, dari mana informasinya ? Nanti kita cek mana saja yang perlu dirasionalisasi. Kalau DPMPTSP kan investasi," kata Irwan.

baca juga: Kasus Positif Covid-19 WNI di Luar Negari Tembus Seribu Orang

Meskipun anggaran dirasionalisasi oleh DPMPTSP, namun masih banyak yang lainnya seperti Disperindag promosi perdagangan, Dinas Pariwisata untuk promosi pariwisata, dan Dinas Kebudayaan.

Dia juga mengatakan, meskipun dirinya melakukan kunjungan ke luar negeri seperti Malaysia tidak menggunakan APBD, harus atas izin Mendagri, karena semua harus sesuai aturan yang berlaku.

baca juga: Mau Masuk Sumbar? Gubernur: Perbatasan Rapid Test, di Bandara Swab Gratis

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi mengatakan, anggaran perjalanan dinas ke luar negeri di tahun 2020 dipangkas lebih dari 50 persen.

Jika di tahun 2019 anggaran kunjungan kerja ke luar negeri berjumlah 2 miliar, tahun 2020 ini turun menjadi 500 juta. Penurunan jumlah kunjungan ini karena Pemprov ingin mengejar investasi yang benar-benar pasti saja. (*)

baca juga: Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Tegaskan Gubernur dan Wagub Negatif COVID-19

Penulis: Joni Abdul Kasir