Masuk Kalender Wisata Sumbar 2020, Disparpora Payakumbuh Akan Eksplorasi Keunikan Pacu Itiak

Ilustrasi Pacu Itiak.
Ilustrasi Pacu Itiak. (KLIKPOSITIF)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh akan mengeksplorasi keunikan dari Pacu Itiak yang merupakan salah satu tradisi unik Anak Nagari yang terdapat di Kota Randang itu.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dinas Pariwisata Sumbar, beberapa waktu lalu, Pacu Itiak atau Flying Duck Race In masuk dalam daftar 35 event pariwisata Sumbar pada 2020 ini.

baca juga: Ini Kata Pertamina Region I Terkait Rembesan Tanki Pertalite di SPBU Payakumbuh

Plt Disparpora Kota Payakumbuh , Andiko Jumarel menyebut, kesempatan itu akan dimaksimalkan pihaknya untuk memperkenalkan tradisi tersebut ke tingkat nasional dan internasional.

"Karena Pacu Itiak ini unik dan satu-satunya. Kita ingin menjadikannya sebagai salah satu daya pikat untuk wisatawan agar mau berkunjung ke daerah kita," kata Andiko Jumarel kepada KLIKPOSITIF , Kamis (16/1).

baca juga: Laporan Kinerja DPRD Kota Payakumbuh Tahun 2020, Sampai Bentuk Pansus Tangani Covid-19

Kata dia, Pacu Itiak sendiri dimulai oleh para petani dan para pemuda sebagai hiburan untuk melepas penat setelah pulang dari sawah atau kebun. Tradisi Pacu Itiak diperkirakan sudah mulai digelar Anak Nagari semenjak ratusan tahun silam.

"Nah, ini jadi momentum kita untuk memperkenalkannya ke dunia nasional dan internasional bahwa ketika memiliki tradisi unik yang tidak akan ditemukan di daerah lain," terangnya.

baca juga: Serka Silvi, Kowal Asal Payakumbuh Ini Jadi Pasukan Perdamaian PBB

Uniknya Pacu Itiak , lanjut Andiko, tidak saja dari sisi lombanya tapi juga bagaimana perawatan itik itu dilakukan.

"Tidak semua orang bisa menjadikan itik itu terbang. Perlu latihan khusus dan pola makan yang harus dijaga untuk kemudian digelar race-nya dengan berbagai kriteria dan aturan tertentu," jelasnya.

baca juga: Foresthree Coffee, Brand Kuliner Nasional Lirik Pasar Payakumbuh Kota Randang

Selama ini, pihak Disparpora memang terus berupaya untuk menjadikan Pacu Itiak sebagai daya pikat wisatawan. Hal itu terbukti dengan diselipkannya tradisi Anak Nagari itu dalam berbagai event nasional maupun internasional yang digelar di Kota Randang.

"Seperti pada gelaran TdS kita selalu menampilkan Pacu Itiak . Selain itu, terhadap tamu-tamu tertentu kita juga menampilkan Pacu Itiak ," katanya. (*)

Editor: Taufik Hidayat