Panjang Tol Padang - Sicincin 36 KM, Baru Selesai 4 KM

Anggota Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade dan Dirut Hutama Karya dengan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto
Anggota Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade dan Dirut Hutama Karya dengan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Direktur Utama PT. Hutama Karya Bintang Perbowo mengatakan, alasan utama mangkraknya pembangunan jalan tol Padang - Sicincin karena masalah pembebasan lahan.

"Iya itu tadi, tapi kami sudah meminta komitmen masyarakat untuk menyetujui harga baru dan appraisal yang nanti akan menjadi ganti rugi ke masyarakat," katanya di Mapolda Sumbar, Jumat (17/1/2020).

baca juga: Polda Sumbar Musnahkan Ratusan Kilogram Ganja

Ia menambahkan, hal itu sudah disosialisasikan kepada masyarakat dan mudah-mudahan semua bisa menerima. "Sehingga kami bisa memberikan uang penggantian kepada masyarakat," ujarnya.

Bintang Perbowo menyebutkan, jalan tol Padang - Sicincin baru selesai sepanjang 4 kilometer dari yang seharusnya 36 kilometer. "Sementara untuk harga appraisal kami tidak terlibat mengenai itu, itu bidangnya BPK Lahan dari PU-PR dan BPN setempat," tuturnya.

baca juga: Andre Rosiade: Polda Sumbar Sudah Terbitkan SP3 untuk Indra Catri Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian

Mangkraknya pembangunan tol Padang - Sicincin menjadi perhatian anggota Komisi VI DPR-RI asal Sumbar, Andre Rosiade. Ia mengatakan pemerintah sudah mengucurkan uang Rp2 triliun sejak 2017, dan ground breakingnya bersamaan dengan tol Pekanbaru - Dumai yang akan diresmikan bulan Maret nanti.

"Kita ingin jalan tol tersebut selesai, makanya saya berinisiatif mempertemukan Dirut Hutama Karya Bintang Perbowo dengan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto," katanya.(*)

baca juga: Polda Sumbar Benarkan Penerbitan SP3 Kasus yang Menjerat Indra Catri

Editor: Muhammad Haikal