Pemda Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari, Bisa Diperpanjang Sampai Enam Bulan

Wagub Nasrul Abit meninjau lokasi banjir bandang di Nagari Padang Laweh Malalo Tanah Datar
Wagub Nasrul Abit meninjau lokasi banjir bandang di Nagari Padang Laweh Malalo Tanah Datar (irfan taufik)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari, 18 - 24 Januari 2020 akibat bencana banjir bandang (galodo) yang menimpa Jorong Tanjuang Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan pada Jumat (17/1) dini hari lalu.

Galodo yang mengakibatkan tujuh kepala keluarga (kk) terpaksa diungsikan dan sedikitnya merusak delapan bangunan terdiri dari enam unit rumah, satu unit toko dan satu bengkel motor, menghanyutkan satu mobil dan satu sepeda motor, puluhan ekor ternak warga.

baca juga: APBD Perubahan Tanah Datar: Pendapatan Turun Rp125,78 Miliar

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat meninjau lokasi bencana, Sabtu 18 Januari 2020, menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Nagari Padang Laweh Malalo.

"Saya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat, wali jorong, wali nagari, camat, Tagana, BPBD, PMI, dan semua pihak yang telah ikhlas membantu warga yang terkena dampak bencana," ucap Nasrul Abit.

baca juga: Tanah Datar Berduka, Bupati Irdinansyah Tarmizi Pemimpin yang Disenangi Rakyat Berpulang Kerahmatullah

Wakil Gubernur Sumbar ini menyampaikan masa tanggap darurat bisa saja diperpanjang tujuh hari lagi bahkan sampai enam bulan melihat kondisi cuaca yang sudah aman dan proses normalisasi akses jalan dan pembersihan material longsor sudah selesai.

Wagub Nasrul Abit juga meminta warga yang masuk zona merah bencana alam untuk bersedia direlokasi ke tempat yang lebih aman, karena melihat kondisi lahan bebatuan di atas bukit yang masih rawan longsor bila hujan lebat. (*)

baca juga: Betti Shadiq Pasadigoe: Almarhum Bupati Irdinansyah Sosok Pemimpin yang Peduli Rakyat

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Eko Fajri