Gubernur Sumbar Serahkan Bantuan Rp300 Juta untuk Korban Banjir Bandang Malalo Tanah Datar

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang Jorong Tanjuang Sawah, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang Jorong Tanjuang Sawah, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar (Istimewa)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyerahkan bantuan sebanyak Rp300 juta untuk korban banjir bandang Jorong Tanjuang Sawah Padang Laweh Malalo, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

Bantuan dari Pemprov Sumbar sebesar Rp250 juta, dari Baznas Sumbar sebesar Rp50 juta, dan dari Dinas Pangan Sumbar berupa logistik dan Dinas Sosial Sumbar juga menyerahkan bantuan kasur busa, karpet dan beberapa makanan siap saji.

baca juga: Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan Bukittinggi Dilantik di Istana Bung Hatta, Gubernur Turut Hadiri Kegiatan

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh gubernur Sumbar pada Walinagari Padang Laweh Malalo, dengan harapan bantuan ini bisa disalurkan pada masyarakat yang membutuhkan.

"Saya cukup prihatin melihat kondisi masyarakat disini, banyak yang tinggal di lereng perbukitan. Kita berharap dengan kejadian ini pemerintah bisa segera merelokasi warga untuk pindah ke tempat aman," ucap Gubernur Sumbar bersama istri yang juga adalah anggota DPR RI, hadir di tengah - tengah masyarakat, Minggu, 19 Januari 2020.

baca juga: Positif COVID-19 Tanah Datar Tambah 3 Orang, Total Jadi 70 Kasus

Pada kesempatan itu dia menjelaskan, struktur wilayah Sumbar sangat rawan terhadap banjir dan longsor. Apalagi saat ini cuaca eksrem sering melanda Sumbar dengan curah hujan tinggi, sehingga bencana itu sering terjadi di kabupaten dan kota.

"Musibah ini tidak hanya dirasakan warga setempat tetapi ini adalah musibah bagi Sumbar. Untuk itu kami hadir disini, agar warga disini bisa berbagi duka," kata gubernur.

baca juga: Bertambah 12 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Didominasi Tenaga Kesehatan

Walaupun tidak ada korban jiwa namun ada kerugian materi berupa bangunan rumah, kendaraan dan ternak menjadi sasaran air bah disertai batu-batu besar, kayu dan lumpur, terlebih lagi rasa trauma masih menghantui warga sekitar.

Untuk diketahui, hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (16/1) malam hingga Jumat (17/1) dini hari mengakibatkan terjadinya banjir bandang dan longsor mengakibatkan dua unit rumah warga hanyut.

baca juga: Banjir Bandang di Deli Serdang Sumut, 9 Warga Hanyut

Tercatat 1 luka ringan atas nama Kenzo (2 tahun), 6 bangunan rusak berat, 1 rusak sedang dan 3 rusak ringan, serta 8 KK mengungsi. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir