Berjarak Satu Jam dari Istana Negara, Ribuan Keluarga Tak Punya Septic Tank

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

KLIKPOSITIF -Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok menyatakan hingga saat ini masih ada ribuan warga Kota Belimbing tersebut yang belum memiliki septic tank .

Kepala Disrumkim Kota Depok Dudi Miraz mengemukakan, akibatnya banyak warga yang belum memiliki septic tank membuang ke sungai atau kali.

baca juga: Ini 8 Tragedi yang Pernah Tercatat di Kalibata City

"Kota Depok yang notabene berjarak hanya satu jam ke Istana Negara atau Monumen Nasional (Monas) masih ada 8.870 Kartu Keluarga yang masih belum punya septic tank ," kata Dudi Miraz saat beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Jawa Barat di Balaikota Depok, Selasa (21/1/2020).

Data tersebut, jelas Dudi berasal dari pendataan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Depok. Mereka yang belum memiliki septic tank , lanjutnya, masih membuang ke situ dan sungai atau kali.

baca juga: Sertifikat Halal, Sri Mulyani Minta Jangan Bebani Industri

Untuk menangani permasalahan tersebut, pihaknya meminta bantuan pembangunan septic tank ke Pemprov Jawa Barat melalui DPRD Jabar sehingga bisa terealisasi di tahun depan.

"Di tahun 2019, kita dapat bantuan Rp1 miliar untuk membangun dua septic tank komunal di Cisalak dan Bojong Pondok Terong. Di mana satu septic tank ini bisa 35 KK sampai 40 KK," katanya.

baca juga: Wisma Atlet Mulai Penuh Pasien COVID-19, Tower 4 Berkapasitas 1.546 Tempat Tidur Dibuka

Sementara itu, ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Imam Budi Hartono mempersilahkan Pemkot Depok untuk mengajukan usulan permasalahan yang ada di kota tersebut.

Tentunya, usulan ini yang menyangkut kewenangan Pemrov Jawa Barat. Kendati demikian, bantuan Pemrov Jawa Barat untuk Depok di 2020 sebesar Rp70 miliar.

baca juga: Catat Rekor Penambahan 4.176 Kasus, Indonesia Sudah Catat 248.852 Orang Positif COVID-19

"Minta bantuan banyak juga, seperti septic tank komunal, truk sampah dan bantuan dana pasca kerusakan banjir dan longsor," kata dia. (*)

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri