10 Armada Baru Transpadang Jalur Teluk Bayur-Aie Pacah Akan Beroperasi 1 Februari

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri (KLIKPOSITIF/FITRIA MARLINA)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri mengatakan 10 armada transpadang, untuk jalur Teluk Bayur hingga Aie Pacah akan beroperasi 1 Februari 2020.

"10 armada yang merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan itu akan beroperasi dengan sistem swakelola oleh Dinas Perhubungan. Hal ini karena proses tender untuk memilih perusahaan yang menjadi operator mengelola transpadang masih berlangsung," katanya di ruang kerjanya, Selasa, 21 Januari 2020.

baca juga: Bakal Calon Kepala Daerah yang Sempat Dinyatakan Positif Kini Sudah Bisa Lakukan Tes Kesehatan

Ia mengatakan permasalahan lain yang dihadapi adalah masalah halte yang masih belum cukup. "Untuk jalur ini, kita butuh 74 halte. Sedangkan halte yang sudah tersedia 42 halte. 34 dibangun pakai dana APBD dan 8 dibangun dari dana CSR perusahaan. Sehingga kita masih butuh sekitar 32 halte lagi untuk operasional di jalur ini," tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Angkutan Jalan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani mengatakan Kementerian Perhubungan masih memberikan batas waktu hingga akhir Januari 2020 kepada Pemerintah Kota Padang , bila bus bantuan yang telah diserahkan kepada Pemkot Padang tidak dioperasikan maka semua bus transpadang sebanyak 10 armada akan ditarik kembali. Hal itu diungkapkan dalam kesempatan Forum PWI Jaya Diskusi Nasional soal "Sinergitas Kementerian/Lembaga Tangani Kecelakaan Transportasi".

baca juga: TBIG Melalui Program "Bersama Kita Berbagi" Kembali Donasikan APD Kepada Pemerintah Kota Padang

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri menganggap itu sebagai penegasan dan motivasi bagi pihaknya untuk segera mengoperasikan. "Makanya kami akan mengoperasikan dulu secara swadaya sebelum ada kepastian perusahaan yang mengelola. Karena armada itu sendiri sudah dihibahkan oleh pemerintah pusat dan sampai di Kota Padang sejak Desember 2018. Saat ini, kesepuluh armada itu ditempatkan di terminal truk Koto Lalang," tuturnya. (*)

Editor: Fitria Marlina