Bakal Ada Aturan Tentang Buah Durian di Desa Ini, Seperti Apa?

Ilustrasi
Ilustrasi (Klikpositif/ Hatta Rizal)

AGAM , KLIKPOSITIF --Pemerintah Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Agam -Sumbar saat ini tengah berupaya menyelesaikan rancangan Peraturan Nagari (Pernag) terkait buah durian .

Wali Nagari Zul Arfin mengatakan, ketentuan ini digunakan untuk mengatur segala hal tentang buah durian sehingga tak terjadi konflik di tengah masyarakat.

baca juga: Puting Beliung Rusak 8 Rumah di Agam

"Minggu depan kita sudah presentasikan ke publik, kita memang secepat mungkin menyelesaikannya sebab tak lama lagi musim durian segera tiba,''sebutnya, Selasa 22 Januari 2020.

Beberapa rancangan Pernag itu antara lain, tentang masalah pembibitan, peredaran, dan kepemilikan.

baca juga: Update COVID-19 di Agam, Pasien Sembuh Sebanyak 624

"Nah, ini yang sering jadi pengganjal, makanya ini kita buat peraturannya, mungkin di Sumbar cuma kita yang punya,''jelasnya.

Terkait masalah pembibitan, hal ini berisi tentang cara menanam durian itu sendiri, Wali Nagari menyebut Pernag itu akan mengatur dimana lokasi menanam. Lokasinya tidak boleh di pinggir jalan raya dan aman dari pemukiman.

baca juga: Hari Pertama Operasi Yustisi di Agam, 49 Orang Terjaring

Selanjutnya, terkait peredaran, nanti akan ada larangan mengambil atau menjual durian berusia muda agar kualitas produksi tetap terjaga.

"Yang terakhir, kepemilikan durian . Lahan kita luasnya 8500 hektare, 7000 hektare diantara berupa hutan, baik hutan kaum, hutan nagari, maupun hutan negara. Di sinilah durian itu tumbuh. maka, agar tak terjadi sengketa harus ditentukan siapa yang berhak memanen sesuai pemiliknya. Selama ini, itulah sumber konflik, ada saja pihak yang sembarangan memanen,''imbuhnya.

baca juga: Erosi Batang Agam, Bikin Petani di Baso Kehilangan Sawahnya

Jika Pernag ini berhasil dilaksanakan, maka bagi para pelanggar akan dikenai sanksi-sanksi adat sehingga tatanan hidup bisa lebih terjaga.

Pasia Laweh merupakan sebuah Nagari yang memegah adat-istiadat Minangkabau. Wilayah ini berada di sekitar Jalan Lintas Sumatera Bukittinggi-Medan. Topografinya yang berada di perbukitan, membuat buah durian merupakan komoditi utama di Pasia Laweh.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri