Intensitas Hujan Cukup Tinggi, BPBD Payakumbuh Siagakan Hal Ini

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Payakumbuh, Atrimon.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Payakumbuh, Atrimon. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Menyikapi intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kota Payakumbuh mensiagakan piket 24 jam yang rutin melakukan patroli ke sungai dan kali yang dinilai berpotensi dan meluap, sehingga bisa mengakibatkan terjadinya banjir.

Diantara titik-titik yang jadi fokus tim patroli tersebut adalah di di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (LATINA) dan wilayah Payakumbuh Timur.

baca juga: Kabar Gembira, THL Pemko Payakumbuh Akan Terima BLT Subsidi Gaji

"Tujuannya agar tim patroli tersebut bisa langsung mengetahui begitu ada wilayah kita yang terkena banjir," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Payakumbuh , Atrimon, Rabu (22/1)/

Tidak hanya itu, BPBD Kota Payakumbuh juga telah menyiapkan posko kebencanaan di sejumlah titik yang dinilai rawan bencana tersebut. Tim Reaksi Cepat (TRC) yang di dalamnya ada elemen masyarakat serta dinas terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, dan Polri siap bergerak untuk langsung memberikan bantuan apabila memang bencana terjadi.

baca juga: Grup Randai Puti Elok Asal Payakumbuh Jadi yang Terbaik di Festival Randai Sumbar

Pihak BPBD juga mendorong setiap kelurahan untuk membentuk Klmk Sg Bencana (KSB), tu rgrm brb kmunt dlm rngk membangun kgn masyarakat trhd tn bnn ng b munul di lngkungnn.

"Sm saat ini udh ada 35 kelurahan ng udh membentuk KSB. Masing-masing KSB beranggotakan 15 orang. Kedepannya kt berharap luruh klurhn yang ada d kota kumbuh dt mmbntuk KSB jug,"ujar Atrimon

baca juga: Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Nenek di Payakumbuh

Ditambahkannya, wluun tnggung jawab khr dari nnggulngn bencana terletak di tangan mrnth, nmun keberhasilan nnggulngn bnn tk terlepas dari rn rt secara ktf dunia uh dn masyarakat secara keseluruhan.

"Ketiga unur n harus mmnkn rn ktf mrnnkn berbagai u penanggulangan bnn, rn rt mu unsur lebih dtknkn pada ktrlbtn mu unur yang ada dlm mrkt ng terorganisasi dlm lembaga usaha, bk dlm rnnn, ngwn, mntun, evaluasi dn pelaporan kgtn nnggulngn bencana yang dilakukan," tegasnya. (*)

baca juga: Dicokok Polisi, Tersangka Pembunuh Nenek di Payakumbuh Ternyata Orang Dekat Korban

Editor: Taufik Hidayat