Sarana UNBK Lengkap, Tidak Ada SMP/MTs di Payakumbuh yang Laksanakan UNKP

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Agustion.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Agustion. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Payakumbuh , Agustion menyebut, semua SMP/MTs di daerah tersebut sudah bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK ) pada 2020 ini.

"Pada tahun sebelumnya ada dua sekolah yang masih melaksanakan UNKP (Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil)," kata Agustion, Rabu (22/1).

baca juga: Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Nenek di Payakumbuh

Dikatakan Agustion, dalam tiga tahun terakhir pihaknya terus mendorong pihak sekolah untuk menganggarkan dan mengusahakan penambahan komputer setiap tahunnya.

"Alhamdulillah tahun ini seluruh sekolah dapat melaksanakan UNBK ," sebutnya.

baca juga: Dicokok Polisi, Tersangka Pembunuh Nenek di Payakumbuh Ternyata Orang Dekat Korban

Lebih lanjut, pihaknya sudah menyiapkan program sukses ujian nasional untuk bisa mendongkrak nilai siswa-siswi di daerahnya. Melalui program itu, pihak Disdik Payakumbuh berupaya memperkuat kemampuan siswa dan guru di daerah tersebut.

"Di sekolah-sekolah ada program sukses ujian nasional. Di sana itu ada penambahan bekal untuk siswa, memperkuat kemampuan anak-anak untuk di mata pelajaran yang di UN kan," katanya.

baca juga: Nenek di Payakumbuh Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Warungnya, Polisi: Ada Luka Tusuk di Tubuh Korban

Hasil UNBK edisi terakhir, pelajar asal Payakumbuh sukses meraih peringkat tertinggi ke tiga tingkat provinsi Sumbar untuk SMP/MTs.

"Alhamdulillah dalam dua tahun terakhir ini kita terus memperbaiki peringkat di tingkat Sumbar. Insya Allah tahun ini kita bisa memperbaikinya lagi," terangnya.

baca juga: BNNK Payakumbuh Lakukan Tes Urine di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam

Disdik Payakumbuh memang terus berupaya mendorong pihak sekolah untuk memperkuat kemampuan siswa dengan menelaah materi-materi ujian. Intensitas pembelajaran bagi siswa juga ditambah.

"Meski menambah intensitas, kami tidak ingin menambah beban dan menurunkan mental dari siswa," sebutnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat