Pilkada Pasbar, Dua Paslon Perseorangan Sudah Ambil Silon di KPU

Ketua KPU Pasbar, Alharis
Ketua KPU Pasbar, Alharis (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) Alharis menyampaikan, kemungkinan akan ada bakal calon perseorangan yang mengikuti pilkada 2020 dalam pemilihan bupati dan wakil bupati di daerah itu.

"Hingga saat ini, sudah ada dua bakal calon persorangan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pasbar yang sudah mengambil username password atau mendapatkan user aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) di KPU," kata Alharis kepada KLIKPOSITIF , Jumat (24/1/2020).

baca juga: Tiga Warga Pasbar Positif Corona, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Dua bakal calon yang sudah mengambil silon yakni dari Paslon Agus Susanto - Romi Candra dan Marta Gunawan - Lili Syukri. Kedua calon independen tersebut sepertinya sudah memegang syarat dukungan untuk mengisi silon tersebut.

Alharis menjelaskan, untuk mendapatkan user aplikasi atu silon, tim paslon harus menyerahkan mandat karena itu merupakan syarat bagi bakal calon untuk mendapatkan silon. Kemudian dilanjutkan dengan membawa berkas surat formulir dukungan yang disertai tanda tangan fotokopi KTP.

baca juga: Ninik Mamak Kecamatan IX Koto Nyatakan Dukungan Ke Pasangan SR-Labuan

Lanjutnya, untuk Pasbar minimal 21.312 surat dukungan dengan sebaran minimal di lima kecamatan Kabupaten Pasbar paling lambat 23 Februari, karena sudah diatur di PKPU Nomor 16 Tahun 2019.

Tentu melihat keseriusan dari dua paslon perseorangan itu, kemungkinan akan ada paslon yang dari persorangan yang maju di pilkada mendatang, namun pihaknya masih menunggu proses penginputan dan penyerahan syarat dukungan dari bakal calon perseorang tersebut.

baca juga: Instruksi Pelarangan Pesta Nikah Diabaikan Warga, Pemkab Pessel : Camat dan Wali Nagari Harus Proaktif

"Nanti kita akan lakukan pengecekan syarat dukungan. Kemudian setelah memenuhi syarat minimum, kita lakukan verifikasi administrasi, 27 Februari. Setelah dinyatakan lolos administrasi, bakal calon tidak akan diperbolehkan lagi mencalonkan diri melalui jalur partai politik," ungkapnya.

Alharis menjelaskan, jumlah DPT di Kabupaten Pasbar saat ini sebanyak 250.723 pemilih pada pemilu 2019 lalu. Maka angka syarat dukungan dikalikan delapan setengah persen dari total DPT, sehingga didapat 21.312.

baca juga: Pemko Pariaman Kembali Salurkan Bibit Pertanian

Sedangkan untuk tahapan verifikasi faktual akan dilaksanakan pada 26 Maret sampai 15 April. Selain itu katanya, jika nantinya ditemukan satu syarat tidak mendukung saat verifikasi faktual, minimal penggantinya harus ada dua, sedangkan untuk perbaikan ada pula syarat dukungan," kata Alharis.

"Untuk tenaga saat melakukan tahap verifikasi faktual, kita akan melibatkan tanaga dari PPS di nagari, selain itu bisa merekrut tenaga khusus, namun tergantung jumlah yang akan diverifikasi nantinya," tutupnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Ramadhani