3.420 Peserta Ikuti SKD, Pemkab Tanah Datar Butuhkan 169 ASN

ilustrasi
ilustrasi (net)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Sebanyak 3.420 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) tahun 2019 di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Universitas Putra Indonesia (YPTK) Padang pada 9 dan 10 Februari 2020.

"Ujian akan dibagi beberapa sesi dimulai pukul 08.00 sampai 17.30 Wib, untuk itu diminta peserta hadir 90 menit sebelum waktu ujian dimulai," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Tanah Datar Elvy Sandri di Pagaruyung, Jumat 24 Januari 2020.

baca juga: Target Bangun Jalan 7,9 Kilometer, TMMD ke 109 di Pessel Resmi Dimulai

Elvy menyebutkan Pemkab Tanah Datar membutuhkan sebanyak 169 orang ASN sesuai formasi yang sudah diajukan ke pemerintah pusat.

Ia menjelaskan SKD dilaksanakan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), selama 90 menit, dengan materi terdiri dari Tes Karakteristik Pribadi, Tes Intelegensi Umum, dan Tes Wawasan Kebangsaan.

baca juga: Padang Jadi Zona Merah Pandemi, Ini Tanggapan Wawako Padang

Saat ujian, peserta harus mengisi daftar hadir sesuai sesi ujian dan labor ujian yang telah disiapkan oleh panitia dengan membawa Kartu Tanda Peserta Ujian yang asli, Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau Surat Keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang masih berlaku yang asli.

"Peserta wajib memakai pakaian kemeja berwarna putih polos tanpa corak, celana panjang/rok berwarna hitam polos tanpa corak, bagi yang menggunakan jilbab berwarna hitam polos, dan sepatu warna hitam," tutur Elvy.

baca juga: KPU Solsel Umumkan 112.250 DPS, Masyarakat Diminta Pastikan Nama Terdaftar

Dilanjutkannya, peserta dilarang untuk membawa buku atau catatan lain kedalam ruangan ujian. Kalkulator, alat komunikasi, jam tangan, aksesoris, alat tulis, makanan, minuman, hingga bertanya dan berbicara dengan sesama peserta ujian.

"Bahkan peserta dilarang menerima hingga memberikan sesuatu kepada peserta lainnya tanpa seizin panitia selama ujian, serta tidak diperbolehkan keluar ruangan kecuali memperoleh izin panitia," ucapnya.

baca juga: Ratusan Personel Satgas TMMD ke 109 di Pessel Jalani Rapid Test Kesehatan COVID-19

Untuk itu, tutur Elvy, setiap peserta wajib mematuhi tata tertib selama ujian SKD tersebut, jika peserta melanggar tata tertib ataupun datang terlambat akan dikeluarkan dari ruang ujian dan dinyatakan gugur SKD. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Ramadhani