Ketua DPRD Sumbar Berharap Pemerintah Tak Hapus Subsidi Gas Melon

Gas elpigi 3 kg di salah satu warung di Kota Padang
Gas elpigi 3 kg di salah satu warung di Kota Padang (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat Supardi mengatakan penghapusan gas melon atau gas elpigi 3kg yang masih diwacanakan oleh pemerintah diharapkan tidak mengalami kenaikan. Hal itu karena gas elpigi 3 kg sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, terutama di Sumatera Barat.

"Kita berharap gas elpigi 3kg tidak mengalami kenaikan. Karena secara ekonomi Sumbar tidak jauh beda dari provinsi lain, pertumbuhan ekonomi kita sangat stagnan, dan ini sangat mengganggu ke ekonomi masyarakat jika gas ini naik," katanya di DPRD Sumbar.

baca juga: PKS Belum Tentukan Nama untuk PAW di DPRD Sumbar

Ia mengatakan konsumsi masyarakat soal gas ini sukup tinggi dan bagi masyarakat ini adalah kebutuhan pokok. "Sehingga jangan sampai kebijakan ini memberatkan masyarakat," tuturnya.

Menurutnya tak ada salahnya pemerintah mengkaji kembali terkait wacana ini. "Karena saat ini juga masih jadi kajian dan tahap diskusi antara pemerintah dan Dewan perwakilan Rakyat (DPR). Dan semoga dengan adanya diskusi ini bisa memberikan solusi terbaik untuk masyarakat," jelasnya.

baca juga: Catatan DPRD Sumbar Terhadap Ranperda Perubahan APBD 2020

Sebelumnya, Pemerintah berencana menghapus subsidi gas elpigi 3kg pertengahan 2020. Pemerintah juga masih melakukan pembahasan dengan stakeholder terkait antara lain Pertamina, Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM, Kementerian Perekonomian, Kemenko Maritim dan Investasi, dan Kementerian BUMN. (*)

Editor: Fitria Marlina