Jasad Mengambang di Danau Singkarak Ternyata Warga Pessel

Keluarga korban melihat kondisi jasad di kamar jenazah RSUD M. Natsir
Keluarga korban melihat kondisi jasad di kamar jenazah RSUD M. Natsir (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Identitas jasad yang ditemukan mengambang di perairan Danau Singkarak, Sabtu (25/1/2020) terungkap. Korban merupakan Ruli Okvinda (32), warga Pesisir Selatan.

Kepastian identitas mayat diketahui setelah pihak keluarga mendatangi RSUD M. Natsir Solok. Dari ciri fisik dan pakaian korban, pihak keluarga memastikan jenazah tersebut merupakan Ruli Okvinda.

baca juga: Tambah 5 Orang, Total Sudah 113 Warga Kota Solok Positif Covid-19

Dari keterangan keluarga korban kepada petugas, sebelumnya Ruli tengah menjalani perawatan di RSUP M. Djamil Padang pada 21 Januari 2020 lalu karena kelurahan sakit tipus dan panas tinggi yang dialaminya.

Namun, dua hari menjalani rawat inap di Rumah Sakit, korban kabur dan menghilang. Keluarga dan pihak rumah sakit kebingungan mencari korban. Kemudian keluarga mencoba mencari di kota Padang dan Pesisir Selatan, namun tidak ditemukan.

baca juga: Baznas Siapkan 700 Kuota Beasiswa Untuk Mahasiswa Asal Pessel

Sabtu (25/1/2029), keluarga korban mendapat informasi dari Media sosial adanya penemuan jasad di Danau Singkarak. Dari ciri-cirinya, keluarga yakin kalau jasad tersebut merupakan anggota keluarganya.

Keluarga kemudian menghubungi Polsek Singkarak dan langsung menuju RSUD M. Natsir untuk memastikan identitas jasad yang ditemukan. Setelah melihat langsung, pihak keluarga memastikan jasad tersebut merupakan Ruli Okvinda.

baca juga: Satu Sembuh dan 12 Positif, Total Kasus COVID di Pessel Sudah Mencapai 160

Kapolres Solok Kota , AKBP Ferry Suwandy melalui Kapolsek X Koto Singkarak, Iptu Ahmad Ramadan membenarkan telah ditemukannya keluarga jasad yang mengambang di Danau Singkarak.

Menurutnya, setelah dipastikan identitas jasad, kemudian langsung diserahkan pada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pesisir Selatan.

baca juga: Nenek 75 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Nipah Padang

"Pihak keluarga menerima dengan iklas keadaan mayat korban dan tidak bersedia di otopsi dengan membuat surat pernyataan," sebut Iptu Ahmad Ramadan.

Diketahui, korban yang tinggal Perumnas BSD Sago, Kecamatan IV Jurai Kabupaten Peseel itu meninggalkan seorang Istri, Sri Wahyuni (31) dan seorang anak yang masih balita.

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri