Ini Jumlah TKA Tiongkok yang Terdata di Imigrasi Agam, Masuk Sebelum Gaduh Virus Corona

Warga Mengurus Paspor di Imigrasi Agam
Warga Mengurus Paspor di Imigrasi Agam (KLIKPOSITIF/HATTA RIZAL)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -Virus Corona yang berasal dari Tiongkok menyedot perhatian publik di Sumatera Barat, khususnya di Bukittinggi.

Apalagi, kemarin, Minggu 26 Januari 2020, Bukittinggi kedatangan seratusan wisatawan asal Tiongkok. Ormas GNPF Ulama menolak kedatangan mereka dan melakukan aksi bentang spanduk di depan hotel tempat wisatawan menginap.

baca juga: Pastikan Penegakan Hukum Tidak Pandang Bulu, LPSK Desak Presiden Turun Tangan di Kasus Djoko Tjandra

Di media sosial, netizen gaduh dan membully Pemprov Sumbar karena mengizinkan wisatawan itu masuk. Kekinian, turis itu sudah pergi. Tapi tetap saja, publik ricuh.

KLIKPOSITIF mendatangi Kantor Imgirasi Kelas II Non TPI Agam guna mencari tahu berapa jumlah Tenaga Kerja Asing ( TKA ) asal Tiongkok yang bermukim di wilayah kerja Imigrasi Agam.

baca juga: Pentingnya 3 M, Tom Frieden: Tak Ada Akhir Seperti Cerita Dongeng Untuk Pandemi

Kantor Imigrasi Agam, mencakup wilayah kerja Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluhkota, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat.

"Data terakhir kita, ada 13 TKA Tiongkok. Mereka ada di PT Berkat Bhinneka Perkasa, di Kabupaten Limapuluhkota,''ucap Deny Haryadi, Kepala Seksi Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Agam, Senin 27 Januari 2020.

baca juga: Bertambah 9 Orang, Total Pasien COVID di Pessel Hari Ini Jadi 169 Kasus

Deny menyebut, TKA tersebut berprofesi sebagai penambang di PT yang bergerak dalam bidang timah hitam tersebut.

''Mereka masuk jauh sebelumnya merebaknya virus corona dan hingga saat ini masih di sana,''ujarnya.

baca juga: Kapolda Sumbar Kukuhkan Pokdar Kamtibmas Wilayah IV

Hingga saat ini, ia belum mendapat kabar atau pemberitahuan jika ada TKA asal Cina yang akan masuk.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri