Berada di Pusat Sebaran Virus Corona, Begini Kondisi Pelajar Minang di Wuhan

Suasana sepi di Kota Wuhan, Cina
Suasana sepi di Kota Wuhan, Cina (Dokumentasi Rio Alfi)
WUHAN ,

KLIKPOSITIF -Memasuki hari kelima diperketatnya kegiatan di Wuhan , puluhan pelajar Minang di Wuhan , Cina tidak bisa berkegiatan di luar ruangan. Puluhan pelajar ini hanya bisa berkegiatan di tempat tinggalnya atau di asrama.

Rio Alfi, salah seorang pelajar Minang di yang menempuh pendidikan S2 Applied Psychology di China University of Geosciences, Wuhan mengatakan dirinya tidak bisa keluar masuk. Ia hanya banyak melakukan kegiatan di dalam ruangan atau di dalam asrama.

baca juga: Pemerintah Anggarkan Rp122 Triliun untuk UMKM

"Saat ini kami tidak boleh beraktivitas di luar ruangan dan hanya berada di dalam kamar. Kondisi Saya di sini alhamdulillah sehat dan kawan-kawan lain di sini juga sehat," ujar Rio saat dihubungi KLIKPOSITIF via WhatsApp, Senin 27 Januari 2020.

Ia menjelaskan untuk beberapa hari ke depan stok makanan cukup. Namun kalau seandainya nanti stok makanan habis maka dirinya melaporkan kepada kampus dan asrama agar diberikan tambahan makanan.

baca juga: Novel Indak Talok Den Kanai Ati Dicetak Ulang, Dr Hasanuddin M.Si: Jadi Rujukan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Minangkabau

"Di sini sedang musim dingin. Sementara stok makanan masih cukup. Tapi kalau kehabisan kami akan lapor dan akan dibantu koordinir oleh pihak kampus terkait pengiriman Logistik. Sebab di sini warga negara luar cukup mendapat perhatian dari pihak pemerintah setempat," katanya.

Ia menambahkan selain membutuhkan logistik untuk makan, ia bersama yang lainnya juga membutuhkan stok masker. Sebab untuk berkegiatan diwajibkan untuk memakai masker dan menurutnya masker tersebut juga sangat dibutuhkan.

baca juga: Usung Program Kerakyatan, Masyarakat Pasar Gadang Pancung Soal Pessel Dukung Fakhrizal-Genius Umar Pimpin Sumbar

"Memang dilarang untuk keluar masuk, tapi kalau ada keperluan mendesak, pelajar di asrama harus lapor dan keluar menggunakan masker. Kemudian kembali dari luar, harus lapor dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh pengecekan lainnya agar tidak terdampak virus Corona tersebut," ujar Rio.

Ia sendiri saat ini dipercaya menjadi Koordinator 5 Universitas di Wuhan yaitu China University of Geoscience, Zongnan University Economic & Law, Huangzhou Agriculture Universit, Hubei University, Dan Jianghan University. Sehingga dirinya harus mengetahui informasi terkait pelajar Indonesia yang berada di Wuhan .

baca juga: Masyarakat Sumbar akan Divaksin COVID-19? Gubernur Minta Disosialisasikan Dulu

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak KBRI dan tengah mengupayakan untuk memindahkan. Namun tentu itu tidak mudah mengingat seluruh transportasi umum yang ada di Wuhan ditutup sementara," kata Mahasiswa S2 Applied Psychology yang akan wisuda bulan Juni.

Menurutnya saat ini tercatat sebanyak 93 pelajar Indonesia dan 5 WNI di Wuhan . Kondisi di Wuhan sendiri dijelaskannya masih dalam keadaan sepi ditambah lagi juga tengah musim dingin.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani