Semua Wisatawan China di Sumbar Akan Segera Dipulangkan

Hearing FMM dan DPRD Sumbar
Hearing FMM dan DPRD Sumbar (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Semua wisatawan China yang sedang berwisata ke Sumatera Barat akan segera dipulangkan ke negaranya. Hal ini menanggapi reaksi masyarakat terhadap wisatawan China yang sedang berlibur di Sumbar.

Kepala Pariwisata Sumbar Novrial mengatakan kepulangan ini akan dilakukan secepat mungkin. Saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak travel mengenai kepulangan ini.

baca juga: Instruksi Pelarangan Pesta Nikah Diabaikan Warga, Pemkab Pessel : Camat dan Wali Nagari Harus Proaktif

"Koordinasi telah dilakukan dengan pihak travel. Saat ini pihak travel telah melakukan pengurusan visa dan tiket pulang untuk wisatawan Dan saat ini pihak travel juga akan membawa kembali semua wisatawan kembali ke Padang. Dan semua agenda perjalanan yang telah direncanakan dibatalkan," katanya saat hearing dengan Forum Masyarakat Minang (FMM) di DPRD Sumbar, Senin, 27 Januari 2020.

Ia mengatakan setelah upaya kepulangan ini, pihaknya juga akan membuat komitmen dengan wisatawan China . "Setelah ini, kita akan buat komitmen dengan wisatawan dari China . Untuk kedatangan jumlah turis China yang direncanakan tahap kedau pada tanggal 31 Januari juga batal kita datangkan. Hal ini karena pemerintah China telah mengeluarkan larangan perjalanan ke luar negeri pada warganya per hari ini, 27 Januari 2020," jelasnya.

baca juga: Begini Perkembangan Virus Corona di Bukittinggi, dari Awal Hingga Terjadi Penambahan Kasus Baru Tiap Hari

Sementara itu, Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Jasman mengatakan pihak travel telah berkoordinasi dengannya. "Mereka menyikapi dan menghormati aspirasi masyarakat Sumbar sehingga pihak travel segera mengurus pembelian tiket untuk segera mempercepat kepulangan," jelasnya.

Ia mengakui walaupun pengurusan kepulangan ini tak mudah, namun pihaknya terus mengupayakan ini segera. "Ini tak mudah untuk memulangkan wisatawan untuk waktu cepat karena mereka tak beli tiket tapi charter peswat. Sehingga untuk melakukan ini perlu melakukan carteran pesawat dari awal," jelasnya. (*)

baca juga: Masih Banyak Warga Kota Pariaman yang tidak Menggunakan Masker

Editor: Fitria Marlina