BPK-RI Provinsi Sumbar Datangi Pemko Pariaman, Ada Apa?

Ketua BPK-RI Provinsi Sumbar foto bersama dengan Walikota Pariaman, Genius Umar
Ketua BPK-RI Provinsi Sumbar foto bersama dengan Walikota Pariaman, Genius Umar (Ist)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ( BPK -RI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Barat datangi Pemko Pariaman untuk Pemeriksaan Pendahuluan Laporan Keuangan Daerah (LPK) 2019, Selasa 28 Januari 2020.

Pada kesempatan itu, Ketua BPK -RI Wilayah Sumbar , Yusnadewi mengatakan, pemeriksaan pendahuluan LPK merupakan hal yang harus dilakukan setiap tahunnya.

baca juga: Hari Ini Kasus COVID-19 di Pessel Jadi 181, Meninggal 6 Orang

"Ini adalah pemeriksaan rutin setiap tahunnya. Setelah Pemko Pariaman memaparkan laporan keuangan kepada BPK , maka kami lakukan pemeriksaan terperinci," jelas Yusnadewi.

Perihal tersebut dikatakan oleh Yusnadewi selambatnya harus disampaikan tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

baca juga: KPU Kota Solok Tetapkan Tiga Calon Peserta Pilkada 2020

"Dalam hal ini tentu berakhir pada 31 Maret 2020. Ini sudah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku," katanya.

Oleh karena itu, katanya lagi, pihak Pemko Pariaman harus menyiapkan laporan tersebut sebelum jatuh tempo.

baca juga: KPU Pessel Minta Paslon Segera Serahkan Rekening Dana Kampanye

"Apalagi saat itu akan ada cuti memperingati hari besar Islam. Maka selambat-lambatnya laporan harus selesai pada 31 Maret," sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Walikota Pariaman , Genius Umar mengatakan, kedatangan pihak BPK itu tidak hanya untuk pemeriksaan, namun momen itu dimanfaatkannya untuk diskusi dan sharing dalam upaya untuk mempercepat pembuatan laporan keuangan.

baca juga: Kapolres Ingatkan Tentang Maklumat Kapolri di Pilkada Pessel, Jika Tidak Siap-siap Disanksi Tegas

"Agenda Pemeriksaan pendahuluan atas Laporan Keuangan Daerah tahun 2019, oleh Kepala BPK RI Wilayah Sumbar , kami ambil sebagai momentum untuk sharing dalam hal pengelolaan keuangan dan pelaporan," ujar Genius.

Untuk itu, Genius meminta agar setiap kepala OPD memberikan informasi yang sebenar-benarnya dan lakukan dialog, mintak petunjuk, arahan tentang apa yang meski dikerjakan dalam tata cara membuat pelaporan yang baik, efektif, cepat dan akuntabel.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri