Api Hanguskan Satu Rumah di Lintau Tanah Datar

Rumah terbakar di Lintau Buo Utara Tanah Datar
Rumah terbakar di Lintau Buo Utara Tanah Datar (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Satu rumah permanen di Jorong Tangah Padang, Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, Tanah Datar , hangus dimamah api, Selasa 28 Januari 2020 sekitar pukul 14.50 WIB.

Si jago merah hanya menyisakan dinding bangunan yang dihuni Bustamir (55 tahun) bersama enam anggota keluarganya.

baca juga: Ini Jumlah DPS di Tanah Datar

Dalam peristiwa naas tersebut, tidak ada korban jiwa, karena penghuni rumah dapat menyelamatkan diri sebelum api membesar. Pemilik rumah yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu diperkirakan menderita kerugian materil sekitar Rp500 juta.

Satgas Informasi Kantor Satpol PP dan Damkar Tanah Datar , Elfiardi mengatakan dua unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi dan dalam waktu singkat api berhasil dijinakan.

baca juga: Jenazah Bupati Irdinansyah Tarmizi akan Dikebumikan di Lintau

Ia menyebut penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian, namun dugaan sementara berasal dari arus pendek listrik di kamar tengah rumah korban.

"Sebanyak 16 personil pemadam kebakaran dan BPBD dikerahkan untuk memadamkan api. Kita bersyukur api segera dapat dipadamkan dan tidak merembet ke rumah sekitarnya," katanya.

baca juga: Profil Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi yang Meninggal Dunia

Sementara itu, Kepala Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Datar , Yusnen mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati terhadap listrik, kompor, obat nyamuk bakar dan lainnya yang dapat menimbulkan bencana kebakaran.

Ia juga mengharapkan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran bisa memberikan kemudahan akses jalan kepada mobil pemadam kebakaran menuju lokasi sehingga proses pemadaman lebih cepat dan mengurangi kerugian baik jiwa, harta maupun benda.

baca juga: Bertambah 13 Kasus, Positif COVID-19 Tanah Datar Total Jadi 167

Pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personil pemadam kebakaran sehingga api dengan cepat dapat dipadamkan, karena bencana alam datang sewaktu-waktu. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Haswandi