Tak Lazim, Begini Kisah Persahabatan Manusia dan Hewan Buas di Bukittinggi

Phadil dan Gaston si Beruang/Dilarang Mendekati Hewan Buas Jika Tak Paham Cara Menanganinya
Phadil dan Gaston si Beruang/Dilarang Mendekati Hewan Buas Jika Tak Paham Cara Menanganinya (KLIKPOSITIF/HATTA RIZAL)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Persahabatan antara manusia dan hewan adalah hal yang jarang terjadi. Apalagi dengan hewan buas, mungkin hanya bisa dilihat dari tayangan film holywood. Namun, di Bukitinggi, itu adalah kisah nyata.

Tepatnya di Taman Margasatwa Budaya dan Kinantan Bukittinggi, ada sebuah kisah persahabatan yang mengharukan, antara si Keeper TMSBK Phadlilla Nabhani (25) dan Gaston, si beruang madu berusia 5 tahun.

baca juga: Erman Safar - Marfendi Sementara Unggul dalam Poling Pilkada Versi Medsos Kaba Bukittinggi

Dua makhluk berlain spesies ini, tampak sangat akrab dan saling mengasihi. Tahun 2015, Gaston yang berjenis kelamin betina itu, datang ke TMSBK, ia dibawa masyarakat dari Pariaman dalam kondisi kurus serta mengenaskan sebab terpisah dari induknya. Di sisi lain, Phadil, begitu panggilan si Keeper, baru tiga bulan bekerja di TMSBK.

Phadil merawatnya dengan penuh kasih sayang, hingga Gaston pun pulih total dari traumanya. Sejak saat itu, Gaston cenderung tergantung kepada Phadil.

baca juga: Benarkah Pasien COVID-19 yang Meninggal Menular? Ini Jawaban dr Deddy Herman

"Jika saya datang ke kandangnya, Gaston selalu mendekat dan saya pun memeluknya. Sedari dia kecil saya mengasuhnya dan terikat dengannya. Masih ada satu Beruang lainnya yang juga dekat dengan saya, yakni Nici''sebut Padhil, Sabtu, 1 Februari 2020.

Dalam sehari, Phadil berinteraksi Gaston minimal dengan waktu sejam. Mulai dari membersihkan kandang, memberi makan maupun pengawasan.

baca juga: Hindari Spekulasi Publik Terkait Kakek di Bukittinggi Pingsan di Jalan, Ini Penjelasan Pihak RSAM

"Pengalaman paling berkesan yaitu ketika dia masih kecil, dahulu saya sering menggendongnya untuk berinteraksi dengan pengunjung dan sekarang ia sudah tumbuh besar,''ungkapnya.

Namanya berteman dengan hewan buas, tentu saja ada resiko yang mesti ditanggung Phadil. Tak jarang ia mendapat luka kecil karena Gaston senang bergelut, tapi itu tak diindahkannya demi kecintaannya pada hewan ganas ini.

baca juga: Seorang Kakek Pingsan di Jalan, Petugas di Bukittinggi Pakai APD Evakuasi ke Rumah Sakit

"Kunci menaklukan hewan buas adalah merawatnya dengan penuh kasih sayang,''pungkasnya.

Jika anda ingin menyaksikan Phadil berinteraksi dengan Gaston, datang ke TMSBK sekitar pukul 8 atau 9 pagi, saat Phadil masuk kandang dan memberi makan. Anda akan menyaksikan seekor beruang dengan berat 60 kilogram dan tinggi 1 meter bercengkrama dengan pria berkulit terang ini.

Menyaksikan Fadhil bersama Gaston, adalah pengalaman yang seru sekaligus mendebarkan, terlebih saat Phadil memasukkan jarinya ke rahang Gaston, atau saat Gaston memeluk Phadil, benar-benar tak terlupakan.

Tapi, setiap interaksi antara Phadil dan Gaston tidak boleh ditiru dimanapun anda berada. Jika anda menemukan beruang di alam, segeralah menghindar, sebab satu cakaran maupun gigitannya mampu membunuh manusia.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri