Pencarian 11 Nelayan Pessel Berlanjut Besok, BPBD: Atas Permintaan Wagub

Tim gabungan lakukan penyelaman dalam pencarian 11 nelayan yang hilang di Pessel
Tim gabungan lakukan penyelaman dalam pencarian 11 nelayan yang hilang di Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- BPBD Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat mengungkapkan proses pencarian 11 nelayan asal Airhaji, Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat yang dilaporkan hilang di perairan setempat masih berlanjut, hingga Rabu 5 Februari 2020 besok.

Kasi Kedaruratan BPBD Pesisir Selatan , Hasnul Karim menyebutkan, dilanjutkan pencarian hingga besok, itu atas permintaan Wagub Sumbar. Sebab, sudah tujuh hari pencarian, belum juga membuahkan hasil.

baca juga: Bawaslu Hentikan Laporan Terkait Netralitas Oknum Wali Nagari dan PNS di Pessel

"Jadi besok (Rabu) masih berlanjut. Itu atas permintaan Pak Wakil Gubenur. Mungkin Pak Wagub kurang puas" ungkapnya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Selasa 4 Februari 2020.

Ia menjelaskan, untuk hari ketujuh tadi, pihaknya bersama tim gabungan telah melakukan penyisiran dan memperluas rute pencarian. Namun, tetap saja dengan hasil yang sama.

baca juga: Siapkan Lulusan Handal, SMKN 1 Sutera dan Bank Nagari Cabang Painan Jalin Kerja Sama

"Sehari sampai ke Mentawai dan Bengkulu menggunakan kapal cepat dan helikopter dari BNPB. Tapi, hasil tetap nihil," terangnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat mengatakan, proses pencarian 11 orang nelayan asal Airhaji yang dilaporkan hilang di perairan setempat akan berakhir, Selasa ini.

baca juga: Pulang dari Semarang, Seorang Aparat Nagari di Pessel Positif COVID

"Itu sesuai SOP Basarnas. Mengacu hal itu, besok (Selasa) pencarian sudah berakhir. Untuk maksimalkan besok, itu ada tambahan armada kapal cepat dari Basarnas Padang," ungkapnya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Senin 3 Februari 2020.

Diketahui, 11 nelayan yang dilaporkan hilang dari Rabu 29 Januari 2020 lalu, diantaranya 10 ABK merek KMP Mitra Utama hilang karena lost contact, dan satu ABK Kapal Bagan merek Kasih Ibu yang dinyatakan hilang terbawa arus gelombang.

baca juga: Ini Cara KPU Pessel Pastikan Pasien COVID Tetap Bisa Memilih

Bedasarkan data Dinas Perikanan Pesisir Selatan , sebanyak 11 awak kapal yang dinyatakan lost contak dan hilang terbawa arus tersebut, sebagai berikut:

1. Izal (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

2. Engki (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

3. Endi (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

4. Iwil (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji )

5. Anto (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

6. Si'I (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

7. Oyon (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

8. Muamat (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

9. Kimun (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

10. Idit (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji)

11. Si' Al (Bagan Kasih Ibu-Airhaji)

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi