Dewan Kesenian Solok Keluhkan Minimnya Perhatian Pemda

Dewan Kesenian Kabupaten Solok saat menyampaikan aspirasi kepada komisi III DPRD Kabupaten Solok di Arosuka
Dewan Kesenian Kabupaten Solok saat menyampaikan aspirasi kepada komisi III DPRD Kabupaten Solok di Arosuka (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Dewan Kesenian Kabupaten Solok menyayangkan minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan dan pelestarian seni tradisi di Kabupaten Solok .

Menurut pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Solok , Hendra Ferizal Dt. Intan Sati, sebetulnya banyak seni tradisi yang patut dikembangkan sebagai kekayaan daerah.

baca juga: 24 Warga Solok Positif Covid-19, 11 Diantaranya Anggota KPPS

"Tanpa adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, kita khawatir seni tradisi yang ada di masyarakat akan luntur terbawa perubahan zaman," sebutnya menjawab KLIKPOSITIF , Rabu (5/2/2020).

Pihaknya mengakui, Dewan Kesenian yang dibentuk sejak tahun 2017 lalu belum begitu bisa berbuat banyak. Minimnya fasilitas dan anggaran yang dimiliki menjadi batu sandungan dalam pengembangan kesenian .

baca juga: Harimau Masuk Kampung, Masyarakat Danau Kembar Diminta Waspada

Bahkan, sejak dibentuk Dewan Kesenian belum memiliki gedung sekretariat sendiri. Sementara waktu, masih menumpang di aula rumah dinas Wakil Bupati Solok. Bisa dikatakan tidak ada perhatian serius dari pemerintah daerah.

"Kita berharap, Pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pengembangan seni tradisi, jangan hanya diperhatikan saat dibutuhkan saja," tegasnya.

baca juga: Siang Ini, KPU Solok Gelar Debat Publik

Untuk 2020, Dewan Kesenian sudah merancang berbagai program, mulai dari apresiasi kesenian anak nagari se Kabupaten Solok , Kemah Seni, hingga Baralek Gadang Kabupaten Solok dan sejumlah kegiatan lainnya.

"Banyak masyarakat dan pelaku seni tradisi yang menumpangkan harapan pada DPRD selaku perwakilan masyarakat, semoga dengar pendapat bisa ditindaklanjuti," harapnya.

baca juga: Hingga November 2020, Warga Solok yang Terpapar Covid-19 Berjumlah 429 Orang

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Solok dari Komisi III , Ivoni Munir meminta dinas terkait untuk memberikan anggaran rutin bagi Dewan Kesenian dalam program pelestarian seni tradisi.

"Kami minta Dinas Pariwisata untuk memfasilitasi program kegiatan Dewan Kesenian , Sinkronkan program pariwisata dengan program yang ada di Dewan Kesenian . Seni Tradisi juga merupakan potensi pariwisata bagi Kabupaten Solok ," sebutnya.

Bahkan pihaknya meminta, program kegiatan yang dilakukan oleh Dewan Kesenian dimasukkan dalam kalender pariwisata Kabupaten Solok . Apalagi, tidak mudah mencari orang-orang yang mau dan peduli dengan seni tradisi.

"Terimakasih dan apresiasi Kami terhadap Dewan Kesenian Kabupaten Solok yang telah menggerakkan kebudayaan dan pariwisata," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Rezka Delpiera