Gubernur Sumbar: Program KB di Minangkabau Tak Harus Dua Anak Cukup

Keluarga besar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Keluarga besar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berpandangan program Keluarga Berencana ( KB ) tidak harus dua anak cukup.

Menurut Irwan yang memiliki anak 10 orang, seharusnya program KB lebih menitikberatkan kepada jarak kelahiran dan kualitas anak.

baca juga: Kuota PNS Terbatas, Irwan Prayitno: Tamatan Perguruan Tinggi Bentuk Usaha!

"Bagi yang ekonominya bagus tak ada masalah anak banyak," ujarnya, Kamis, 6 Februari 2020.

Dia menilai, BKKBN harus membuat grand desain pembangunan kependudukan dan keluarga yang berbasis kearifan lokal seperti di Minangkabau.

baca juga: Kisruh "Pitih Sanang", Akankah Sumbar Masih Kebagian Pajak Air Permukaan Waduk Koto Panjang?

Dijelaskannya, di Minangkabau yang menganut sistem matrelinial (garis keturunan ibu), anak perempuan menjadi tujuan untuk melanjutkan keturunan.

"Kalau tak ada anak perempuan, orang beranggapan keturunan terputus. Sehingga seseorang bertekad untuk mendapatkan anak perempuan walaupun beberapa kali melahirkan selalu laki-laki yang lahir," ulas Irwan.

baca juga: Gubernur Sebut 700 Miliar Perputaran Uang Jual Beli Hewan Kurban di Sumbar

Dilanjutkannya, di budaya Minangkabau belum lengkap rasanya kalau belum memiliki anak perempuan.

"BKKBN harus melakukan terobosan," katanya.

baca juga: Tempat Kerja Jadi Klaster Baru di Sumbar, Gubernur: ASN dari Luar Daerah Wajib Swab

Sehingga program KB tidak hanya dimaknai sebagai pembatasan kelahiran, namun lebih dari itu untuk mendukung pembangunan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

"Semoga kedepannya program BKKBN di Sumbar semakin baik," tutup Irwan. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir