Diisukan Jadi Korban Begal di Padang, Polisi Sebut Pemotor Mengalami Laka Lantas

Sepeda motor milik korban
Sepeda motor milik korban (Istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Dua orang pemuda di Kota Padang meninggal dunia setelah menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Lubuk Begalung Padang pada Minggu 9 Februari 2020 dini hari.

Korban yang mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi BA 6245 OX diketahui berbonceng tiga dari arah Barat menuju Timur.

baca juga: Pekan Ini, Sumbar Terima 30 Ton Liquid Oksigen dari Pekanbaru

"Dari keterangan saksi yang kami peroleh di lapangan, korban mengendarai sepeda motornya dan dikejar oleh rombongan pesepeda motor," ujar Kasat Lantas Polresta Padang , Kompol Asril Prasetya.

Ia mengatakan, setelah sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban menabrak pembatas jalan dan terjatuh ke arah trotoar.

baca juga: Cerita Tenaga Kesehatan RSUP M Djamil Padang Yang Menyaksikan Empat Kematian Sekaligus Akibat Covid-19

"Menurut saksi, sebelum terjadi kecelakaan itu, sepeda motor yang mengejar korban sudah berada dekat dengan korban," katanya.

Korban yang diketahui bernama Rezeo Dwi (17) diketahui mengalami cedera kepala dan meninggal dunia di lokasi kecelakaan.

baca juga: Pemko Padang Akan Bagikan Bansos Beras, Lihat Jadwalnya

Hal yang sama juga terjadi pada temannya yang diketahui bernama Muhammad Fadli (19) yang berbonceng di tengah.

Sementara Kevin Heri (18) yang berbonceng di bagian paling belakang mengalami luka lecet pada tangan kanan dan kaki.

baca juga: Pemko Padang Kumpulkan 7,5 Ton Beras Dari Perusahaan Untuk Warga Terdampak PPKM

"Untuk korban atas nama Kevin Heri saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang ," lanjutnya.

Sementara itu, untuk isu pembegalan yang terjadi pada korban, pihaknya masih belum bisa memastikannya. Pasalnya personel dari Satreskrim Polresta Padang masih melakukan penyelidikan.

"Untuk saat ini masih kecelakaan, tapi kalau Reskrim mendapatkan bukti bahwa ada tindak pidana, proses perkara akan kami serahkan kepada Reskrim," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi