Pendaki yang Jatuh di Marapi Dirujuk ke Padang

Rehan saat akan dievakuasi dari Gunung Marapi
Rehan saat akan dievakuasi dari Gunung Marapi (Tim Rescue Marapi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF —Rehan Fadilla (17) pendaki yang terjatuh di Puncak Marapi dirujuk ke Rumah Sakit Yos Sudarso Padang. Sebelumnya ia dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mochtar Bukittinggi (RSAM).

Humas RSAM Mursalman Chaniago mengatakan, pendaki masuk ke RSAM sekitar pukul 01.00 WIB, Senin 10 Februari 2020 dan langsung mendapat penanganan medis.

baca juga: Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Jawa Barat, Ditutup

''Kita juga melakukan pemeriksaan penunjang yaitu scanning kepala dengan alat CT Scan,'' sebutnya.

Hasilnya menunjukkan indikasi cedera kepala yang perlu ditangani dengan segera.

baca juga: HUT RI Ke-75, Ribuan Pendaki Padati Gunung Marapi

''Karena dokter bedah syaraf kita sedang Pendidikan di Surabaya, maka dirujuk ke RS Yos Sudarso pada pukul 07.00 WIB pagi tadi,'' sebut Mursalman.

Rehan jatuh di Marapi pada pukul 10.30 WIB Minggu 9 Februari 2020. Ia dijemput Tim SAR yang terdiri dari Basarnas, PMI, Bukittinggi Rescue Team (BRT) dan Ranger Posko Marapi.

baca juga: Sore Tadi, Pendaki Yang Tersesat di Marapi Sudah Dibawa Turun

Rehan yang menderita cedera pada bagian kepala, kemudian ditandu secara estafet dan sampai di Posko Pendakian Koto Baru pada pukul 00.30 WIB. Selanjutnya Rehan dilarikan langsung ke RSAM Bukittinggi.

Siswa asal Padang tersebut, naik ke Marapi bersama temannya Arif Pratama pada hari Sabtu. Pendakian ini adalah yang pertama baginya. Ia jatuh saat hendak turun di dekat Tugu Abel terguling kebawah sejauh 15 meter.

baca juga: Sempat Tersesat, Tujuh Pendaki di Gunung Marapi Ditemukan Selamat

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi