Lion Air Sebut Empat Penumpang JT-524 Tidak Terindikasi Virus Corona

Ilustrasi
Ilustrasi (Dokumen Lion Air)

BANJARBARU, KLIKPOSITIF -- Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini mengenai layanan penerbangan domestik bernomor JT-524 pada Sabtu (08/02/2020) dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten tujuan Banjarmasin melalui Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ) telah dioperasikan sesuai standar prosedur.

Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LOH berangkat pada 13.20 WIB dan mendarat di Syamsudin Noor pukul 15.20 WITA. Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh awak pesawat dan 148 tamu atau penumpang.

baca juga: Payakumbuh Berduka, Mantan Anggota DPRD Payakumbuh dan Istri Mantan Dirut RSUD dr. Adnaan WD Meninggal Dunia

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air , Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulisnya yang diterima klikpositif.com, penerbangan JT-524 sudah dipersiapkan dengan baik, sebelum keberangkatan seluruh kru menjalani pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan.

Sehubungan dengan informasi yang berkembang terkait empat tamu dalam penerbangan JT-524 yang dikabarkan terindikasi virus corona , bahwa Senin (10/02/2020) Lion Air menerima keterangan setelah dilakukan pemeriksaan, pengecekan secara intensif oleh pihak terkait (tim medis beserta tim Kantor Kesehatan Pelabuhan/ KKP Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor) dinyatakan negatif atau tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) virus dimaksud.

baca juga: Kasus COVID-19 Terus Melaju, Ini Penjelasan Kadiskes Payakumbuh

Menurut Danang Mandala, dari informasi yang Lion Air terima, pemeriksaan dilakukan setelah kedatangan. Dari hasil pengecekan suhu oleh KKP menunjukkan di bawah 38 derajat dan tidak ada gejala klinis yang menunjukkan sakit. Menurutnya, keempat penumpang dimaksud dinyatakan sehat. Meski demikian, Dinas Kesehatan setempat tetap melakukan pemantauan (monitoring).

" Lion Air patuh dan menjalankan segala ketentuan operasional dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan," ulasnya.

baca juga: Terus Meningkat, Terjadi 38 Kasus Positif COVID-19 di Payakumbuh

Editor: Haswandi