Pagi Ini, Banjir Kembali Landa Pangkalan 50 Kota

Kondisi salah satu rumah di Jorong Pasar Usang, Pangkalan saat banjir merendam beberapa rumah warga dan satu sekolah.
Kondisi salah satu rumah di Jorong Pasar Usang, Pangkalan saat banjir merendam beberapa rumah warga dan satu sekolah. (Ade Suhendra)
LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -

Hujan deras yang melanda kawasan Limapuluh Kota dan sekitarnya akibatkan debit air beberapa sungai kembali naik. Akibatnya sebuah sekolah dasar dan beberapa rumah warga mulai digenangi air, Rabu 12 Februari 2020.

Informasi ini disampaikan Kalaksa BPBD Limapuluh Kota Joni Amir didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Rahmadinol lewat pesan di grup WhatsApp Info Bencana Luhak 50. Ia menyampaikan bahwa air mulai naik ke pemukiman sekitar pukul 04.30 WIB.

baca juga: Kementerian ESDM Komunikasikan Aksi Mitigasi Bencana Lewat "Ngaboba"

"Banjir ini terjadi di beberapa jorong di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Beberapa jorong yang terdampak adalah Jorong Pauah Anok (1 KK), Jorong Banjaranah (85 KK), dan empat jorong yang tengah dilakukan pendataan seperti Jorong Tigo Balai, Jorong Pasar Usang, Jorong Lakuak Godang, dan Jorong Subarang Koto Panjang," kata Joni Amir.

Ia menjelaskan bahwa menurut informasi dari Camat Pangkalan tidak ada korban jiwa dalam banjir yang melanda tersebut. Untuk kerugian material dijelaskannya masih dalam pendataan oleh TRC BPBD Kabupaten 50 Kota yang berkoordinasi dengan TNI - Polri, dan PLN.

baca juga: Viral Detik-detik Mobil Terseret Lahar Dingin Semeru, Begini Kondisi Pemiliknya

"Banjir ini juga merendam rumah warga dan satu unit SD N 03 Pangkalan di Banjaranah yang masih dilakukan pendataan. Diperkirakan air naik pukul 04.30 WIB selama 2 jam dengan ketinggian 30 cm hingga 150 cm," kata Kabid KL BPBD Limapuluh Kota.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Rahmadinol menambahkan banjir ini terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi sejak pukul 18.00 WIB, Selasa 11 Februari 2020 kemarin. Sehingga debit air dibeberapa sungai seperti Sungai Batang Maek, Sungai Batang Kasok dan Sungai Batang Samo menjadi naik.

baca juga: Gletser di India Pecah, 170 Orang Dilaporkan Hilang dan 7 Orang Meninggal

"Untuk kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah sembako, family kit, dan tenda yang semuanya disiapkan oleh BPBD Limapuluh Kota," ujarnya dan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan di cuaca ekstrim saat ini.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Pundi F Akbar