50 Warga Sikapak Pariaman Dilatih Menyulam

Warga Desa Sikapak, Kota Pariaman tengah menyulam
Warga Desa Sikapak, Kota Pariaman tengah menyulam (Ist)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Pemerintah Desa Sikapak Barat, Pariaman , bersama Kementerian Perindustrian melalui Balai Diklat Industri Padang adakan pelatihan sulaman. Perihal itu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa tersebut, Jumat (14/2/2020).

Kepala Desa Sikapak Barat, Suhardi mengatakan pelatihan tersebut dilakukan di Gedung Serbaguna Kantor Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman .

baca juga: Jelang HUT RI, Penjualan Bendera Laris Manis di Pariaman

"Pelatihan ini dilaksanakan selama 15 hari dan telah berlangsung mulai hari Selasa (11/2/2020). Tujuan pelatihan untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat desa," kata dia.

Dikatakannya juga, pelatihan tersebut diusulkan pihaknya pada tahun 2019 dan baru terialisasi pada tahun ini.

baca juga: Begini Gambaran UMKM di Pariaman Semenjak 2018 Hingga Pandemi

"Pelatihan ini melibatkan 50 orang warga. Tidak hanya warga Desa Sikapak, warga dari Desa tetangga juga ikut andil di sini," sebutnya.

Suhardi mengatakan, total peserta ada 38 orang dari Desa Sikapak Barat, 6 orang warga Desa Cubadak Air Selatan, 3 orang warga Tunggkal Selatan dan 3 orang warga Tungkal Utara.

baca juga: Dinkes Pariaman Ingatkan Bahaya Penyakit Kusta, Ajak Masyarakat Lakukan Hal Ini

"Secara tidak langsung, kami juga memberikan pengetahuan untuk membantu ekonomi keluarga. Artinya, ada kedekatan dari masing-masing peserta dari warga Desa Sikapak Barat dengan warga dari desa tetangga ini sekaligus bisa bersilaturahmi," katanya.

Lebih lanjut ia juga menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perindagkop dan UKM kota Pariaman tentang persoalan yang nantinya dihadapi dan mohon dibantu tentu secara prosedur.

baca juga: 6 Hektare Lahan Tidur di Pariaman Digarap BUMDes

"Untuk itu, pada peserta nantinya kami harapkan mau mengembangkan usaha agar di desa kami ini juga ada usaha-usaha sulaman, tidak hanya di Desa Naras. Seandainya mereka sudah memiliki kompetensi dalam menyulam, maka peserta dapat menjual hasil sulaman," jelasnya.

Rehasa

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi