Kasus Curnak Marak di Aua Malintang Padang Pariaman, Ini Penyebabnya

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Seringnya terjadi kasus pencurian ternak di kawasan Polsek Aua Malintang, Padang Pariaman , menjadi persoalan bagi penegak hukum pada kawasan itu. Pasalnya hampir seluruh peternak di kawasan tersebut tidak memiliki kandang ternak.

Kapolsek Aua Malintang Iptu Irwan,saat dimintai keterangan perihal itu, pada Sabtu (15/2/2020) membenarkan persoalan tersebut. Dikatakannya, peristiwa itu terjadi akibat warga tidak memiliki kandang ternak sehingga sering memicu terjadinya pencurian ternak (curnak).

baca juga: Warga Tandikek Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Mangoi

"Belum lama ini sudah enam kali kasus curnak terjadi di kawasan ini. Warga tak punya kandang untuk ternak sehingga pencuri leluasa menyikat ternak mereka. Di antara ternak yang paling diincar pencuri yaitu kerbau, sapi dan kambing," kata IPTU Irwan, Sabtu 15 Februari 2020.

Irwan juga menjelaskan, warga hanya mengikat ternak di tepi jalan, lalu pada malam hari tidak dipindahkan pada tempat yang aman.

baca juga: Sambut HUT RI ke 75, Polisi di Padang Pariaman Bagikan Bendera dan Masker untuk Warga

"Nah, karena di tepi jalan, gampang sekali bagi pencuri membawa ternak mereka," sebut Irwan.

Irwan mengimbau kepada warga setempat untuk membuat kandang bagi ternak.

baca juga: Datangi Rumah Warga Miskin, Ini yang Dilakukan Polres di Padang Pariaman

"Kami imbau kepada warga buatlah kandang untuk ternak agar terjamin, tidak hilang karena bisa diawasi, dekat dari rumah," katanya.

Jangan sampai, kata Irwan lagi, warga yang kehilangan ternak melapor lagi, padahal mereka sendiri tidak berhati-hati.

baca juga: Satu Lagi Bocah yang Terpeleset di Batang Anai Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Meskipun keadaan demikian, IPTU Irwan tetap selalu mengontrol keamanan wilayah hukumnya melalui jajaranannya. Bahkan mereka setiap hari selalu melakukan piket dan patroli.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi